Meningkatkan Kesehatan Pasien Lewat Lampu

MEPNews.id – Dunia perawatan kesehatan berubah cepat. Ada peningkatan minat terhadap peran yang dapat dimainkan lampu dan pencahayaan dalam meningkatkan hasil perawatan kesehatan bagi pasien dan menyediakan lingkungan kerja yang sehat bagi staf.

ScienceDaily edisi 23 Februari 2018 mengabarkan, Center for Lighting Enabled Systems & Applications (LESA) di Rensselaer Polytechnic Institute di New York Amerika Serikat, bersama Illumination Engineering Society (IES), mensponsori lokakarya untuk mengeksplorasi jalur untuk menentukan dan meningkatkan penerapan sistem pencahayaan khusus untuk lingkungan layanan kesehatan.

Lokakarya ini akan mempertemukan peneliti pencahayaan dan periset kesehatan manusia, pakar desain pencahayaan sehat, perwakilan senior dari organisasi standar layanan kesehatan, dan penyedia layanan kesehatan. Tujuannya memulai diskusi di antara beragam pemangku kepentingan mengenai perubahan dalam aplikasi pencahayaan interior perawatan kesehatan modern. Diskusi ini melahirkan white paper yang merinci hasil dan kontribusi peserta.

“Hari ini, sektor penerangan dan perawatan kesehatan mengalami perkembangan pesat,” kata Robert F. Karlicek Jr., direktur LESA, yang juga profesor Jurusan Teknik Elektro, Komputer, dan Sistem di Rensselaer. “Saat penelitian terus membangun hubungan antara distribusi daya spektral pencahayaan dengan kesehatan, teknologi LED berusaha membawa pencahayaan sehat baru ke pasar. Seringkali komersialisasi dalam kapasitas ini terjadi tanpa membuat data klinis untuk menunjukkan manfaat bernilai-tambah bagi pasien atau pasien. Penyedia layanan kesehatan. Juga, tidak ada umpan-balik investasi yang ditetapkan bagi industri perawatan kesehatan.”

Brian Liebel, direktur standar teknis di IES, menambahkan, “Sudah lama diketahui bahwa pencahayaan dapat mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Penelitian terus menyempurnakan peran yang tepat atas spektrum cahaya, intensitas cahaya, dan waktu pencahayaan terhadap pasien dan terhadap produktivitas pekerja layanan kesehatan. Namun, masih banyak lagi penelitian diperlukan untuk memberikan bukti bagi standar modern baru untuk sistem pencahayaan di layanan kesehatan dan pasar terutama kalangan lansia.”

Menurut Karlicek dan Liebel, white paper lokakarya ini dimaksudkan menjadi sumber berdasar-bukti bagi perancang pencahayaan dan penyedia layanan kesehatan untuk lebih memahami penggerak pasar. Mereka mencatat white paper ini tidak dimaksudkan sebagai ringkasan menyeluruh bidang pencahayaan untuk kesehatan dan untuk kesejahteraan manusia. Lebih tepatnya, ini adalah pengenalan wawasan komprehensif yang membentuk lapangan bagi peserta saat menghadiri “Simposium Kesehatan Manusia + Lampu” yang diadakan di Atlanta, Georgia, 8-10 April.

Didanai oleh National Science Foundation, visi LESA difokuskan pada menciptakan lampu digital yang dapat disesuaikan untuk aplikasi baru dalam pencahayaan, perawatan kesehatan, manajemen bangunan, hortikultura, dan platform komunikasi nirkabel 5G tingkat lanjut. Kolaborasi dengan Illuminating Engineering Society mencontohkan visi The New Polytechnic. Ini paradigma yang muncul untuk pengajaran, pembelajaran, dan penelitian di Rensselaer, yang fondasinya adalah pengakuan bahwa tantangan dan peluang global begitu besar sehingga tidak dapat ditangani secara memadai oleh bahkan orang yang paling berbakat bekerja sendiri.

Rensselaer berfungsi sebagai persimpangan kolaborasi –bekerja dengan mitra lintas disiplin, sektor, dan wilayah geografis– untuk mengatasi tantangan global yang kompleks, dengan menggunakan alat dan teknologi paling canggih, yang banyak dikembangkan di Rensselaer.

Baca juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.