Ada 2 Hotel di Antariksa pada 2021, Minat?

MEPNews.id – Sejak didirikan pada 1999, Bigelow Aerospace fokus pada pengembangan modul angkasa luar yang menyediakan habitat di orbit rendah Bumi dengan ruang lebih luas. Kini, perusahaan antariksa dari Las Vegas di Amerika Serikat itu meluncurkan Bigelow Space Operations (BSO). Ini adalah perusahaan spin-off untuk memasarkan dan mengoperasikan habitat angkasa luar yang dapat digunakan sebagai hotel.

Siaran pers BSO, yang dimuat di Sciencealert edisi 23 Februari 2018, mengungkapkan tujuan utama perusahaan adalah mengkuantifikasi pasar untuk orbit stasiun angkasa luar. Mereka menganggarkan jutaan dolar pada 2018 untuk merinci peluang di tingkat global, nasional, dan korporat. BSO juga akan memasarkan dan mengoperasikan dua habitat angkasa luar B330 yang diluncurkan pada 2021.

Habitat B330-1 dan B330-2 dirancang untuk orbit rendah Bumi. Masing-masing mampu menampung hingga enam orang dalam ruang 330 meter kubik yang dapat diperluas. Masing-masing luasnya hampir sepertiga dari volume Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Blaire Bigelow, Wakil Presiden bidang strategi perusahaan Bigelow Aerospace, mengatakan ingin menjadikan mereka sebagai “ruang orbit untuk sains dan penelitian dengan biaya jauh lebih rendah daripada ISS.”

Bigelow percaya aksesibilitas ke orbit rendah Bumi dapat membantu negara-negara asing memulai program antariksa mereka sendiri.

Pada 2016, NASA memasang modul Bigelow Aerospace yang lain, yakni Bigelow Expandable Activity Module (BEAM), ke ISS. Pada 2017, badan antariksa Amerika Serikat tersebut memutuskan memperpanjang kontrak BEAM tiga tahun ekstra.

Kemitraan antara Bigelow dan NASA tidak mengejutkan. Pendiri perusahaan tersebut, yakni Robert Bigelow, pertama kali mendapat ide tentang habitat dari proyek TransHAB milik NASA pada 1999. Bigelow ternyata memandang jauh melampaui pandangan NASA. Maka, tak sulit membayangkan habitat perusahaan itu akhirnya dimanfaatkan sebagai hotel ruang angkasa untuk bisnis orbit rendah Bumi yang sedang tumbuh pesat.

Industri ini bisa menjadi hal besar kelak. Perusahaan-perusahaan seperti Blue Origin milik Jeff Bezos, Virgin Galactic milik Richard Branson, dan SpaceX milik Elon Musk sangat ingin membuka angkasa luar bagi pasar yang lebih luas dan lebih umum.

Bigelow bisa memiliki sisi keunggulan dibanding para pesaing ini. Saat perusahaan lain fokus pada merancang dan membangun wahana antariksa untuk membawa orang-orang melakukan perjalanan ke orbit dekat Bumi, Bigelow sudah berfokus pada menciptakan struktur lebih permanen yang bisa lebih murah dan lebih mudah diakses oleh segmen besar populasi yang tidak terlibat dalam sains. Misalnya, untuk wisata.

Memang, hal yang lebih baik daripada menempuh perjalanan menembus ruang angkasa adalah bisa check-in di hotel angkasa luar yang benar-benar beredar di atas sana. Dengan BSO, orang bisa memiliki kesempatan melakukan hal itu lebih cepat daripada yang diperkirakan.

Ya, awal 2021!

Baca juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.