Sedikitnya 61 Siswa di Jatim Jadi Korban Kekerasan dan Pencabulan

MEPNews.id – Akhir-akhir ini terjadi runtutan kasus kekerasan dan pencabulan siswa di sejumlah sekolah di Jawa Timur. Tercatat, ada 25 siswa di Surabaya, 36 siswa di Jombang, dan sejumlah lainnya menjadi korban.

kerasTerkait kasus-kasus memprihatinkan itu, Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada 23 Februari 2018 mengeluarkan pernyataan ‘darurat perlindungan anak.’ Pernyataan itu diungkapkan dalam press release yang ditandatangani Prof. Akhmad Muzakki, M.Ag, Grad.Dip.SEA, M.Phil, Ph.D, dan Dr. Sukesi, MM.

“Kasus-kasus tersebut dipicu beberapa faktor; melunturnya etika dan moral beberapa pendidik, lemahnya pengawasan sekolah, tidak kondusifnya lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, serta lemahnya kebijakan pemerintah daerah untuk monitoring evaluasi pendidik dan aparat sekolah,” demikian pernyataan itu.

Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur perlu menyatakan keprihatinan mendalam dan simpati kepada para siswa yang menjadi korban, orang tua, dan keluarganya.

Dewan Pendidikan lalu memohon aparat kepolisian dan pihak berwenang lainnya mengusut tuntas kasus-kasus tersebut dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, dan meninta pihak sekolah dengan bantuan orang tua dan keluarganya untuk memulihkan kondisi psikologi para korban.

Dinas Pendidikan Jatim diminta segera melakukan upaya meningkatkan etika dan moralitas pendidik dan aparat sekolah. Etika dan moralitas harus dijadikan salah satu kriteria penting dalam melakukan evaluasi kinerja pendidik dan aparat sekolah.

Pemerintah Daerah Jatim diminta melakukan penguatan kembali kemampuan tanggung jawab pendidik dan aparat sekolah melalui program pembiasaan pendidikan karakter. Di sisi lain, sekolah didorong menerapkan ‘sekolah ramah anak’ dan membangun komitmen bersama-sama dengan orang tua serta masyarakat sekitar.

“Meminta pemerintah dan penyelenggara pendidikan meningkatkan pengawasan dengan memfasilitasi sekolah dengan alat pemantau CCTV,” begitu seruan Dewan Pendidikan Jawa Timur.

Facebook Comments

POST A COMMENT.