Dari Hati akan Sampai ke Hati

Oleh : Baldwine Honest. M.Pd

MEPNews.id —- “Hati anak itu bersih, akan mudah tersambung dengan yang sama bersihnya. Bila ingin dekat dengan anak, perbanyaklah air mata taubat untuk membersihkan hati. Niscaya dengan izin Allah akan mudah ada di hati anak-anak.” ~ AA Gym

Kalimat tersebut sangat mengena, bagi orang tua dan pendidik anak usia dini, yang setiap hari bersentuhan dengan anak-anak. Ada baiknya kita berhenti sejenak untuk instropeksi diri. Untuk kita bisa memulai lagi membersihkan hati dari kekotoran, yaitu ketidaksabaran, iri, dengki, dendam, tidak jujur dan segala hal yang tidak baik. Dengan hati dan pikiran bersih, maka lebih mudah bagi kita menyentuh hati anak yang masih bersih.

Bagaimana membersihlan hati kita ? Yaitu bertakwa, mendekatkan dan menyerahkan sepenuhnya kepada sang Pemilik Hati.
Cara mendekatkan hati kita dengan hati anak, adalah dengan berkomunikasi yang baik. Menjaga ucapan, dan memberikan kasih sayang. Apabila bahasa spiritual yang penuh cinta kasih telah terbiasa menjadi bahasa komunikasi, kita akan mampu membentuk karakter anak.

Ajari anak, dan berikan contoh kepada anak untuk beribadah dengan “ hati”. Tentu saja secara bertahap sesuai perkembangan usianya. Dengan demikian, anak akan memahami, betapa Allah itu Maha Pemurah, Penyayang, Pemberi Maaf dan penuh cinta. Berikan pengertian bahwa : Allah Maha Baik, dan jika beribadah karenaNya maka kita akan mendekat kepada sumber kebaikan.

Secara perlahan, mereka akan mampu merasakan getaran illahiah di dalam setiap ibadah yang dijalankan, dan akan responsif terhadap segala hal yang positif. Mereka mampu menjaga diri mereka sendiri.
Selain mengajarkan ibadah dan cinta, ajarkan anak tentang toleransi dan berbagi dengan sesama.

Bahwa di dunia ini, tidak semuanya sama. Allah menciptakan banyak perbedaan agar kita saling menghormati. Ajak anak untuk memberikan sedekah kepada orang yang tidak mampu, walaupun mereka berbeda suku dan agama. Saat cinta dan kasih sayang sudah menyatu dalam hati anak, maka akan terbawa sampai mereka dewasa kelak.

Hati anak-anak, seperti halnya hati manusia dewasa, berada di genggaman Pemiliknya, yaitu Allah SWT. Anak-anak, dengan segala kepolosannya, tentu belum mampu untuk meminta pada Sang Pemilik Hati untuk menjaga hatinya.

Tugas orangtua lah yang harus memintakannya pada Allah agar hati anak-anak selalu berada dalam petunjukNya. Bagaimana agar pinta kita pada Pemilik Hati terkabulkan? Selalu berdoa dengan penuh kesungguhan, bertakwa, dan menjaga kebersihan hati. ***

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.