Suplemen Zinc Lebih Pas untuk Atasi Flu

MEPNews.id – Musim penghujan identik dengan flu. Suhu udara yang cepat berubah, tubuh mendadak dingan karena kehujanan, ada teman kerja yang bersin-bersih, tak pelak membuat sistem kekebalan tubuh tak mampu melawan penularan virus flu. Tak lama kemudian, kepala menjadi pening, sendi-sendi menjadi sakit, seluruh tubuh lesu,bersin-bersin, hingga akhirnya hidung mengeluarkan lendir.

Saat kena flu berat, orang harus mendapat perawatan dan banyak istirahat sekitar seminggu. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi bisa parah dan bahkan menjurus ke kematian. Jika obat-obat di toko sudah tidak manjur dalam dua hari, ada baiknya untuk bertemu dokter agar mendapatkan penanganan lebih tepat.

Daripada susah-susah menahan sakit lalu bertemu dokter, ada baiknya untuk melakukan tindakan preventif. Memperkuat tubuh agar tidak gampang terserang virus flu. Bagaimana caranya? Tentu saja jaga kondisi badan tetap fit, dan tambahkan suplemen. Secara tradisional, jus jeruk biasanya disarankan untuk membantu tubuh mengatasi virus flu. Pertimbangannya, jus jeruk mengandung banyak vitamin C.

Namun, seperti disarankan Erin Brodwin dalam IFL Science edisi 10 Februari 2018, jus jeruk tidak cukup mengurangi gejala flu atau mengurangi durasi sakitnya. Kandungan vitamin C dalam jus jeruk relatif lebih sediki misalnya jika dibandingkan dengan cabe. Selain itu, Vitamin C sendiri tidak cukup cepat mengurangi periode sakit flu.

Review pada 2013 terhadap 29 uji coba yang melibatkan lebih dari 11.300 orang menemukan, tidak ada efek konsisten dari vitamin C terhadap durasi atau tingkat keparahan flu. Beberapa manfaat suplemen vitamin C lebih tampak pada pelari maraton, pemain ski, dan tentara latihan di dekat kutub. Namun efeknya juga kecil.

Ada suplemen yang lebih diandalkan yakni zinc. Mineral ini bisa mengganggu replikasi rhinovirus yang menyebabkan flu. Dalam tinjauan pada 2011 tentang orang-orang yang baru saja sakit, para periset membandingkan melihat yang mengkonsumsi zinc dan yang mengkonsumsi plasebo (pil biasa saja, misalnya berbahan tepung beras, tapi disebut sebagai obat). Ternyata, zinc bisa memperpendek waktu sakit flu dan segera memberantas gejalanya.

Zinc adalah elemen yang harus dimodifikasi oleh sistem kekebalan tubuh. Tidak mendapatkan cukup zinc (Harvard Medical School merekomendasikan 15-25 mg zinc per hari) dapat mempengaruhi fungsi sel T dan sel kekebalan lainnya. Namun, jangan terlalu banyak zinc. Kelebihan suplemen bisa mengganggu fungsi sistem kekebalan, dan berlawanan dengan hasil yang Anda inginkan.

Maka, untuk menghadapi flu, sebaiknya kurangi minuman bersoda. Tetaplah mencari nutrisi yang baik dari makanan sehari-hari. Stroberi dan banyak buah dan sayuran adalah sumber vitamin C dan zinc bagus. Cobalah suplemen zinc yang bisa didapat di buncis, kacang merah, jamur, kepiting, dan daging ayam.(*)

Baca juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.