Guru Sang Tauladan

Oleh: Irwan, S.Pd

MEPNews.id —- Bagi sebagian orang menjadi guru adalah dambaan. Alasannya macam-macam diantaranya, ada yang karena adanya aneka tunjangan yang menggiurkan dan ada yang karena niat yang tulus untuk mengabdi supaya bermanfaat bagi orang lain utamanya di bidang pendidikan.

Implikasinya ada yang hanya sekedar mengajar dan menggugurkan kewajiban, tapi itu masih mending ada yang jarang masuk dan kalaupun masuk tidak melaksanakan tugas sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Akan tetapi tidak sedikit juga yang benar-benar tidak hanya sekedar mengajar, ia benar-benar guru yang meguru dan mengasuh murid-muridnya dengan sebenar-benar pengasuhan.

Guru adalah panggilan jiwa bukan sekedar panggilan aneka tunjangan. Ia tahu, mengerti, dan sadar menjadi seorang yang digugu dan ditiru. Setiap tingkah lakunya dilihat dan ditiru murid-muridnya. Seperti pepatah mengatakan ” guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Bahkan perilaku murid melebihi dari gurunya.

Bagaimana mungkin guru bisa mengajarkan kedisiplinan sedang ia tidak bisa disiplin.
Bagaimana mungkin guru mengajarkan bahwa cinta pada kebersihan adalah bagian dari iman sedang ia tak mampu hanya sekedar membersihkan sepatunya.
Bagaimana mungkin guru melatih bertanggung jawab sedang ia seringkali lari dari tanggung jawab.
Bagaimana mungkin guru membentuk karakter menjaga lisan dengan baik sedang ia setiap ucapannya mengandung sumpah serapah.
Bagaimana mungkin guru mengajak muridnya untuk belajar sedang ia sudah merasa cukup dan puas terhadap apa yang dipahami sebelumnya dan tak tahu menahu dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu pesatnya.

Keteladanan guru menjadi sumber energi bagi murid-muridnya untuk menjadi. Menjadi apapun yang terinspirasi dari keteladanan sang guru. ***

Penulis adalah Kepala Sekolah SMK Global Jombang

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.