Tarbiyah Cinta Menggetarkan Haji Damar Huda

TAK ADA SEDU SEDAN ITU …..

huda

H.Damar Huda

MEPNews.id  —-

Kalian anak2ku dan aku mencintaimu
Dengarkan pemimpinmu—– bagaimana ia memutuskan hajat hidup rakyat kebanyakan,—– maka engkau akan tahu bagaimana keadilan dan ketidak-adilannya dalam jiwanya, kebaikan dan keburukan dari kalbunya, dan seperti apa nilai2 kemanusiaan yang adil dan beradab dalam sanubarinya

Kalian anak2ku dan aku mencintaimu
Pemimpin yang mulia itu, anak2ku, tidak banyak keinginannya, kecuali memakmurkan rakyatnya.
Perginya seorang peminpin saat bekerja itu, anak2ku, adalah meninggalkan banyak keinginan untuk dirinya dan keluarganya — dan ia memenuhi kekurangan kehidupan rakyatnya.

Kalian anak2ku dan aku mencintaimu
Pemimpin yang dihormati itu, anak2ku, adalah berbicara dengan segenap kehendak hati rakyatnya, —— dihormati bukan karena kekuasaannya —- tapi karena keadilannya.
Mana ada pemimpin yang dicintai karena ia menangkapi para ulama?
Pun tidak ada pemimpin yang akan dibawa mimpi oleh rakyatnya, bila ia kerjanya bikin hoax doang.
Pun mana mungkin nama sang pemimpin, diabadikan jadi nama anak2 yang dilahirkan wanita2 dari kalangan rakyatnya, bila ia cuma ngibul doang, bo’ong, nipu, o’on bisanya qtebar hoax pada rakyatnya.
Mana ada peminpin yang dipercaya —– bila ia sendiri tak bisa percaya?

Kalian anak2ku dan aku mencintaimu
Pemimpin itu tak harus kelihatan kaya, —- pun tak perlu pencitraan kelihatan menderita dan tebar pesona —– dengan sok2an pakai sandal jepit yang putus talinya, celana kolor, rambut awut-awutan, gak pernah sikat gigi, kaos oblongnya lubang2, nendang2 kaleng bekas — gak harus begitu..!
Tapi seorang pemimpin adalah mengabdikan segenap jiwanya yang penuh berbelas kasih pada penderitaan rakyat, tauladan dan beriman.

Kalian anak2ku dan aku mencintaimu
Seorang pemimpin itu, tak akan bisa tidur ketika rakyatnya banyak yang mati busung lapar dan kurang gizi,—- bukan malah sok2an naik moge, hedeww ..

Dn ….
Bila pemimpin sudah tak ada di hati rakyatnya, —- maka de facto ia sudah tak lagi jadi pemimpin rakyatnya.
Pemimpin yang lemah dan buruk, yang gak mampu dan kering hatinya, tak berwibawa dan gak pintar otaknya, tak cakap dan tak elok dandannnya, ndeso dan kolokan, maka diamlah, Pak; ….. tak perlu kau jelaskan lagai siapa dirimu, karena rakyat yang tak menyukaimu, tak perlu itu, dan tak membutuhkan itu.
Tak ada sedu sedan itu ..!

Syaidina Ali Bin Abi Thalib berkata:
“Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak percaya itu.”

26/1/18 @damar

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.