Mau Coba Bisnis Wisata Luar Angkasa?

MEPNews.id‘Sky is the limit’ sepertinya sudah tidak layak lagi jadi pepatah. Yang lebih layak pada zaman sekarang adalah, ‘Sky is on the way.’ Mengapa? Manusia kembali meneruskan perburuan ke angkasa luar. Tidak cuma Bulan, pesawat penjelajah sudah mendekati planet-planet di sekitar Bumi dan bahkan mulai mendekati Matahari.

Selain untuk tujuan ilmiah dan penjelajahan, ada sisi lain yang dikembangkan industri antariksa. Bisnis wisata. Ya, meski masih mahal, bisnis ini semakin diminati. Laporan baru pasar pariwisata ruang angkasa, seperti Leonard David pada 22 Januari 2018, meramalkan Tingkat Pertumbuhan Tahunan Gabungan (CAGR) naik 14,34 persen dari tahun 2017-2021.

David adalah jurnalis spesialis kegiatan luar angkasa selama lebih dari 50 tahun. Ia juga penulis buku Mars – Our Future on the Red Planet yang diterbitkan National Geographic pada Oktober 2016. Bersama atronot Edwin ‘Buzz’ Aldrin dari Apollo 11, ia juga menulis Mission to Mars – My Vision for Space Exploration yang dirilis Mei 2013 dan diterbitkan National Geographic Society.

Selama bertahun-tahun, menurut catatan David, pariwisata luar angkasa merupakan pilihan hanya untuk orang sangat kaya. Dennis Tito melakukan penawaran tur ruang angkasa orbital komersial pada 2001. Sejak saat itu, sembilan orang mengikuti 10 wisata luar angkasa dan menghabiskan minimal $ 20 juta untuk setiap perjalanan. Orang-orang ini dikategorikan sebagai generasi pertama wisatawan antariksa.

Murah tapi Vendor Terbatas

Bagaimana untuk generasi berikut? Laporan CAGR terbaru mencakup skenario sekarang dan prospek pertumbuhan pasar pariwisata ruang global untuk 2017-2021. Untuk menghitung ukuran pasar, laporan tersebut mempertimbangkan investasi yang dilakukan pada layanan wisata ruang komersial.

Analis Technavio memperkirakan, pasar pariwisata global di CAGR tumbuh 14,34% selama periode 2017-2021. Laporan ini mencakup lanskap pasar dan prospek pertumbuhannya selama tahun-tahun mendatang. Laporan tersebut juga mencakup diskusi tentang vendor kunci yang beroperasi di pasar ini.

Salah satu tren terbaru yang menjadi daya tarik di pasar wisata antariksa di tahun-tahun mendatang adalah turunnya biaya. “Biaya menuju angkasa luar menurun drastis jika generasi pesawat berikut bisa mencapai orbit. Ini akan mengurangi biaya untuk peluncuran roket seperti yang saat ini untuk satelit. Perkembangan ini menjadikan pilihan layak secara ekonomi untuk segmen pelanggan lebih besar.”

Namun, pasar pariwisata ruang angkasa masih menjadi ceruk dengan sejumlah vendor terbatas. Itu karena pasar masih dalam tahap pengembangan. Sejumlah kecil perusahaan mencoba meningkatkan teknologi spaceflight.

Faktor utama yang menantang pertumbuhan pemain di pasar global antara lain; persaingan yang semakin ketat, kemajuan teknologi yang makin pesat, seringnya terjadi perubahan kebijakan pemerintah, konsekuensi publik, dan peraturan lingkungan.

Baca juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.