Teknologi Tes Darah untuk Deteksi Kanker

MEPNews.id – Tak lama lagi, tes darah bisa digunakan untuk diagnosa kanker. Dikabarkan Stuff.co 20 Januari 2018, para ilmuwan di John Hopkins Uniersity di Amerika Serikat sudah memiliki teknologi CancerSEEK. Tes ini bisa mendeteksi dini delapan bentuk kanker biasa.

Dr Cristian Tomasetti, dari School of Medicine di Johns Hopkins University, mengatakan deteksi dini sangat penting karena kanker lebih mudah ditangani jika belum berkembang. “Saya pikir deteksi dini bisa berdampak besar pada risiko kematian akibat kanker.”

Tes diujicobakan pada 1.005 pasien kanker di perut, hati, kerongkongan, usus besar, ovarium, payudara, pankreas dan paru-paru (yang belum menyebar ke jaringan lain). Rata-rata, tes menemukan 70 persen kanker. Saat ini tes diujicobakan pada orang-orang yang belum pernah didiagnosis kanker.

Tomasetti mengatakan, tes darah setahun sekali untuk menyaring kanker ini melengkapi alat lain seperti mammogram dan kolonoskopi. Tes yang sudah dilaporkan dalam jurnal Science itu bekerja dengan menganalisis mutasi gen dan protein yang memungkinkan untuk menguji rentang kanker lebih luas.

Lima dari delapan kanker yang dipelajari dalam tes ini tidak memiliki program skrining untuk deteksi dini. Kanker pankreas, misalnya, memiliki sedikit gejala sehingga sulit dideteksi. Tingkat kelangsungan hidup pasien kanker pankreas kecil; hanya empat persen pasien yang bertahan lima tahun.

Perlu Waktu

Profesor Richard Marais, dari Cancer Research UK, dikutip BBC, mengatakan dibutuhkan setidaknya lima sampai enam tahun sebelum tes tersebut secara resmi dapat digunakan sebagai diagnosis dini untuk kanker. “Penelitian ini menarik karena langkah menuju kemampuan melakukan hal ini lebih awal,” katanya.

Paul Pharoah, profesor epidemiologi kanker di Universitas Cambridge, mengatakan tes tersebut perlu lebih banyak penelitian untuk mendeteksi kanker simtomatik stadium awal. “Dapat mendeteksi kanker stadium lanjut tidak berarti tes ini berguna dalam mendeteksi kanker simtomatik tahap awal. Apa lagi untuk kanker pre-simtomatik. Sensitivitas untuk kanker stadium 1 dalam penelitian ini hanya 40 persen.”

Dr Gert Attard, pemimpin tim di Pusat Evolusi dan Kanker di Institute of Cancer Research, London, dan konsultan onkologi medis di Royal Marsden NHS Foundation Trust, mengatakan CancerSEEK memiliki potensi besar. “Saya sangat gembira. Ini terobosan baru; tes darah untuk mendiagnosa kanker tanpa prosedur lain seperti scan atau kolonoskopi.” (*)

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.