Mewaspadai Dunia dalam Genggaman Anak

magetan noviOleh: Novi Ristiarni, guru SDN Purwosari 2 Magetan

MEPNews.id – Di jaman sekarang, kecanggihan teknologi semakin dahsyat. Pesatnya kecanggihan teknologi semakin memudahkan kerja manusia. Bagaimana tidak? Salah satu contoh, kita dapat melihat apapun hanya dengan sekali sentuh layar ponsel  yang kita miliki.

Kecanggihan teknologi ini tidak hanya untuk orang dewasa melainkan berimbas pula pada anak-anak. Bisa dibilang, anak-anak lebih mahir menguasai ponsel daripada orang dewasa.

Mungkin, ada sebagian kita yang bangga melihat anak-anak di bawah umur tapi mahir mengoperasikan ponsel. Namun, tahukah dampak apa saja yang dapat ditimbulkan ponsel terhadap anak-anak? Tidak sedikit dampak kecanggihan teknologi ini, antara lain:

  1. Anak-anak cenderung berkepribadian individual.
  2. Anak menjadi egois.
  3. Anak menjadi kurang memiliki jiwa sosial.

Maka, dalam penggunaan ponsel serta gadget lain oleh anak-anak, perlu pendampingan orang tua. Mengapa pemdampingan orang tua sangat diperlukan? Karena anak-anak masih membutuhakan arahan mana yang perlu ia tonton dan tidak.

Jika anak menonton konten yang salah atau yang bukan seharusnya dilihat, bukan tidak mungkin ia menirukan hal tersebut. Pada dasarnya, anak-anak itu mudah menirukan. Apa lagi jika konten itu menarik perhatian mereka.

Bukan itu saja. Jika terlalu asyik dengan bermain game, bukan tidak mungkin anak akan lupa dunia yang sebenarnya. Anak-anak usia sekolah lebih fasih menghafal lagu-lagu hits daripada hafalan lagu-lagu nasional atau pelajaran sekolah.

Sebagian orang tua tidak membolehkan anak bermain di luar rumah dan membiarkan anak di rumah namun tidak bisa dilepaskan dari gadget.

Seharusnya orang tua dan anak membuat aturan soal waktu. Waktu efektif untuk belajar anak adalah 18.00 ke atas atau ba’da magrib sampai 20.00. Orang tua mendampingi anak belajar. Jika memungkinkan, orang tua membantu anak menyelesaikan kendala anak pada pelajaran yang dihadapi. Orang tua juga dapat memberikan pertanyaan tentang pelajaran besok di sekolah.

Saat ini tidak banyak orang tua meluangkan waktu untuk main bersama anak. Jarang bermain atau sekedar bergurau bersama. Itu karena apa? Karena orang tua ternyata juga lebih asyik bermain dengan fitur-fitur di layar ponsel daripada bermain dengan anaknya.

Bukannya tidak boeh menggunakan gadget, namun harus bijak. Tentunya kita dapat meminimalisir dampak buruknya. Memang kita dimudahkan teknologi, namun kita jangan sampai lupa kewajiban yang sebenarnya. Kita harus lebih banyak melakukan interaksi sosial.

Semoga para orang tua yang memiliki anak usia sekolah dapat memberikan perhatian lebih, agar nantinya anak dapat merasakan kasih sayang orang tua mereka.

 

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.