Duh, Segar Nian Air Terjun di Kaki Gunung Wilis

magetan Diana arisOleh: Diana Aris

MEPNews.id – Kabupaten Madiun di Jawa Timur banyak memiliki potensi wisata yang belum diketahui masyarakat luas. Terbukti, saat saya dan rombongan mengunjungi air terjun Kedung Malem. Potensi wisata yang masih tersembunyi itu terletak di kaki gunung Wilis, tepatnya di Dukuh Seweru, Desa Kare, Kecamatan Kare.

Untuk berkunjung ke situ, dibutuhkan waktu kira-kira satu jam berkendaraan dari pusat kota Madiun. Tak usah khawatir, akses jalan menuju lokasi cukup bagus. Masyarakat sekitar sudah menyiapkan tempat parkir.  Masuknya juga tidak ditarik retribusi apa pun termasuk tiket. Gratis.

Lokasi air terjun tidak terlalu jauh dari tempat parkir. Namun, harap berhati-hati saat menuju ke sana. Aksesnya berupa jalan setapak, licin, curam dan berkelok. Jalan tersebut berada di atas tebing tinggi yang setiap saat bisa saja longsor. Kami juga harus melewati tangga sangat panjang yang cukup membuat otot tegang. Untuk menghilangkan lelah, kami pun berjalan sambil bersenda-gurau.

Setelah melewati tangga yang begitu panjang, kami bertemu sungai yang airnya sangat jernih. Suaranya yang gemercik memberi kedamaian dalam hati. Tak pelak, ada rasa penasaran dan kami tak sabar ingin melihat keindahan air terjun itu. Namun, setelah menengok kanan-kiri, kami tidak melihatnya. Maka, kami menelusuri sungai melewati bebatuan yang terjal dan licin. Kami sangat berhati-hati saat melakukan perjalanan tersebut. Sungguh advanture yang luar biasa.

Tersembunyi

Setelah 300 meter menelusuri sungai, baru kami terpana dan takjub melihat indahnya sang Air Terjun. Rasanya seperti di surga yang tersembunyi. Tempatnya alami dan belum terjamah faktor-faktor modernisasi.

kedung malem 2Air Terjun Kedung Malem berada di ujung lorong sungai, yang kanan dan kirinya diapit tebing terjal dan tinggi yang ditumbuhi pohon-pohon liar dan semak belukar. Maka, mata kami pun menikmati pemandangan air terjun kembar. Ada dua aliran air seakan berhimpitan yang dipisahkan tebing sempit. Tak pelak, kami berfoto-foto sebagai kenangan dan bukti pernah berkunjung ke Air Terjun Kedung Malem.

Gemuruhnya air yang jatuh dari atas tebing di kaki Gunung Wilis ini mengingatkan kami pada sang Maha Pencipta. Sungguh besar kuasa Allah yang mampu menciptakan tempat yang begitu indah dan eksotis. Alam adalah tempat yang tepat untuk bertafakur agar mengenal Allah lebih dalam. Kalimat tahmid dan tasbih tak henti-hentinya keluar dari mulut kami. “Terimakasih ya Allah, Engkau masih memberi kesempatan kepada kami menikmati keindahan alam-Mu di bumi Kare ini.”

Setelah satu setengah jam di lokasi Air Terjun Kedung Malem, kami beranjak melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata lain di Kare. Berat rasanya meninggalkan sang air terjun, namun kami tidak mungkin berlama-lama karena waktu terus berjalan menuju petang. Akhirnya kami serentak mengucapkan, “Goodbye, Air Terjun. Selamat tinggal.”

Entah kapan kami bisa berkunjung kembali.

Baca Juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.