Tetap Segar Terjaga Meski Tanpa Kafein

Oleh: Teguh Wahyu Utomo

Oleh: Teguh Wahyu Utomo

Oleh: Teguh Wahyu Utomo

MEPNews.id – Tentu, kita butuh tidur untuk me-refresh tubuh fisik maupun psikis. Namun, ada kalanya kita sesekali perlu terjaga karena harus mengerjakan sesuatu. Maka, tak jarang orang meminum kopi kental dan pahit untuk membantu agar mata tetap melek. Bahkan, ada yang nekad minum ‘minuman berenergi’ penuh kafein. Padahal, overdosis kafein punya efek tidak baik bagi tubuh. Jantung dipaksa bekerja lebih keras.

Sebenarnya, ada banyak cara ilmiah untuk tetap terjaga. Cara ini cukup sehat dan bahkan menyenangkan. Nah, berikut ini beberapa trik untuk ‘betah melek’ tanpa harus mengkonsumsi kafein berlebihan.

  • Jauhi layar komputer

Tak jarang kita tertidur di depan komputer setelah mata sudah tak tahan lagi terlalu lama menatap layarnya. Karena terlalu lama menatap layar komputer, sebagian kita berisiko terkena sindrom iritasi mata, kekeringan mata, ketegangan mata, penglihatan kabur, sakit kepala, dan nyeri bahu dan leher, hingga kelelahan yang memicu tidur. Maka, gantilah posisi duduk dan postur tubuh. Tiap 20 menit, lempar pandangan mata jauh dari layar komputer. Cari pemandang segar di alam terbuka jika mungkin. Jika tidak, cari pemandangan berbeda di sekitar ruang.

  • Makan cemilan sehat

Saat kadar gula darah menurun, sering kali kita merasa lelah dan mengantuk. Langsung makan besar memang bisa meningaktkan kadar gula darah, tapi efek mengantuk juga ada. Proses pencernaan makanan membutuhkan energi, sehingga kita jadi tambah mengantuk setelah kenyang. Jika menyantap makanan bergula, bakal terjadi kenaikan mendadak kadar gula darah yang juga berisiko. Saat menyetir mobil, ini bisa berbahaya. Maka, silakan ngemil makana ringan sehat. Beli saja cemilan, lalu periksa nilai gizinya. Cari yang kadar protein dan seratnya lebih tinggi. Misalnya, produk kacang-kacangan. Mengunyahnya saja membuat kita tidak mengantuk.

  • Minum air

Saat bekerja di luar ruang, dehidrasi sehing menjadi penyebab kelelahan, mengantuk, pusing, palpitasi jantung, bahkan hingga pingsan. Ini karena lebih dari 60 persen tubuh manusia terdiri dari air. Penelitian pada 2009 oleh Tufts University menunjukkan, tingkat dehidrasi ringan –yakni, 1-2% air dari tubuh– bisa menyebabkan kelelahan. Selain pelumas sendi dan pembilasan sampah dari tubuh, air juga digunakan darah untuk mengalirkan oksigen dan karbohidrat ke berbagai bagian tubuh termasuk otak.

  • Jalan ke luar

Bosan di ruang kerja juga bikin ngantuk. Maka, jika sempat, keluarlah dari ruang dan cari udara segar serta sinar matahari. Paparan sinar biru siang hari bisa segera meningkatkan kewaspadaan dan kinerja. Cahaya terang mengaktifkan hipotalamus, bagian otak yang mengendalikan ritme sirkadian (tidur dan terjaga). Sedikit joging saat naik atau turun tangga juga membuang rasa bosan dan kantuk. Bergerak juga membuat endorfin mengalir. Neurotransmitter yang baik ini membantu meringankan stres dan kelelahan dan meningkatkan perasaan euforia.

  • Tarik nafas dalam-dalam

Saat lelah, bosan, dan kantuk menyerang, maka ambil posisi relaks kemudian regangkan tubuh dan Tarik nafas dalam-dalam. Tarikan nafas dalam bisa mengangkut lebih banyak oksigen ke berbagai bagian tubuh sehingga dapat meningkatkan tingkat energi. Pernapasan dalam juga mengurangi stres dan kecemasan, yang pada gilirannya meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Dengarkan musik

Mendengar lagu favorit bisa melepas beberapa bahan kimia yang membuat enak otak. Studi pada 2011, dikutip Virginia Hughes, menunjukkan bahwa musik bagus 15 menit membuat otak penuh dopamin, zat kimia yang terlibat dalam kesenangan. Lagu favorit juga mengaktifkan serotonin dan oksitosin. Saat mengemudi, musik keras dapat membantu orang waspada meski efeknya tidak tahan lama. Maka, bisa dipahami jika dangdut keras popular di kalangan sopir antar-kota.

  • Tonton video lucu online

Ada penelitian yang dipublikasikan Juni 2015 dan dilansir LiveScience, yang mensurvei 7.000 penggemar video kucing. Responden mengatakan menonton video lucu kucing di internet bisa meningkatkan tingkat energi, meningkatkan perasaan baik, dan meminimalkan perasaan negatif. Rupanya, peningkatan oksitosin (neurotransmitter yang meningkatkan perasaan) dan penurunan kortisol (zat kimia otak yang terkait dengan stress) beperan di sini.

  • Jika semuanya gagal, ya segera tidur sebentar

Jika memungkinkan, tidur siang berkualitas sekitar 25 menit sudah cukup untuk mengisi ulang energi dan kebugaran. Penelitian pada 2008 menemukan, tidur siang berkualitas lebih baik daripada tidur malam hari atau menggunakan kafein untuk mengatasi kelelahan siang hari. “Berbeda dengan kafein, tidur siang sejenak terbukti meningkatkan kewaspadaan dan perhatian, sekaligus meningkatkan konsolidasi memori,” kata peneliti dari University of California-San Diego. Oke, asal jangan ketiduran sampai ngorok di tempat kerja –dan dipergoki boss besar.

Baca juga:

Facebook Comments

POST A COMMENT.