Organ Buatan Pasok Insulin Lawan Diabetes

MEPNews.id – Banyak penderita diabetes dengan penuh semangat mengantisipasi 2018 sebagai tahun ketika sistem hybrid closed-loop memasuki pasar komersial. Hasil kerja komunitas open-source biohacking, penderita diabetes bisa hidup dengan alat bantu tersebut.

Stephen Jacobs menulis di Wired Magazine 14 Januari 2018 mengabarkan, alat itu sering disebut sebagai pankreas buatan. Sistem hybrid closed-loop diset untuk mengubah secara signifikan kehidupan sehari-hari penderita diabetes.

Pankreas penghasil insulin

Pankreas penghasil insulin

Penderita diabetes dari semua jenis memiliki tingkat kerusakan atau kegagalan pankreas yang mencegah kemampuan alami tubuh mereka memproduksi atau menahan insulin. Sementara, insulin bertugas membantu mengatur kadar glukosa darah. Tanpa pankreas, tidak ada insulin sehingga kadar glukosa darah tak terkontrol.

Untuk mengelola kondisi ini, penderita diabetes harus mencatat kadar gula darahnya. Ini berarti harus membaca setiap hari, memproyeksikan dampak makanan yang dikonsumsi, dan dampak gerak sifik yang akan mereka hadapi. Dari data ini, penderita diabetes menentukan kebutuhan mengelola hormon. Ini seperti harus berhitung kalkulus sebelum makan atau naik sepeda.

Pada tahun 2018, beberapa sistem hybrid closed-loop mulai muncul di pasaran. Organ buatan ini bisa mengukur tingkat gula darah pengguna setiap lima menit atau lebih, dan bisa memasok insulin secara subkutan jika sesuai.

Sebagian besar dari pengembangan alat ini dilakukan komunitas open-source. Salah satu kelompok tersebut, proyek Open Artificial Pancreas System (OpenAPS), dalam tiga tahun terakhir, mendorong para biohacker diabetes untuk mengeksplorasi dan memperbaiki sistem pemantauan dan pemberian insulin yang ada.

“OpenAPS dapat bergerak lebih cepat karena kurangnya peraturan yang dibebankan pada individu,” kata Dana Lewis, pendiri dan penciptanya.

Perangkat lunak dan data OpenAPS dapat diambil dan dikembangkan oleh siapa saja. Salah satu produsen, yakni Insulet perusahaan peralatan medis di Massachusetts (Amerika Serikat), bekerja sama dengan OpenAPS. “Insulet telah melakukan kelompok fokus dengan komunitas DIY (Lakukan Sendiri). Perusahaan ini mengarahkan upaya, mengidentifikasi data apa yang sebenarnya perlu dilihat di layar telepon,” kata Lewis.

Diabetes Medtronic, perusahaan yang berbasis di Watford, juga menarik komunitas open source untuk mengembangkan sistem closed-loop system, yang didistribusikan secara komersial awal tahun 2018.

“Banyak stakeholders telah membantu memajukan bidang ini,” kata Ali Dianaty, wakil presiden bidang riset dan pengembangan Medtronic. “Masing-masing memainkan peran penting dalam menciptakan kesadaran, dan mendorong kerja yang dibutuhkan untuk mengkomersilkan sistem ini.”

Namun, kedatangan sistem ini tidak berarti berakhirnya OpenAPS dan komunitas DIY. Seperti perangkat keras dan perangkat lunak generasi pertama, masih ada ruang untuk menerapkan pembelajaran dari rilis pertama ini untuk memperbaiki produk dari waktu ke waktu.

“Kami diberitahu bahwa kami memiliki algoritme yang lebih canggih daripada rilis komersial mendatang,” kata Lewis. “Kami tidak bermaksud bersaing dengan industry. Kami hanya ingin mereka memanfaatkan semua wawasan masyarakat kita. Saya berharap kita akan melakukan ini setidaknya lima tahun ke depan.”

Facebook Comments

POST A COMMENT.