Disiapi 6 Imam Hafidz Al Quran, Masjid KH Ahmad Dahlan Bakal Jadi Ikon Baru Kota Gresik

MEPNews.id – Tidak lama lagi Gresik bakal memiliki ikon baru yang bisa dijadikan sebagai destinasi  wisata religi. Ikon baru itu adalah masjid KH Ahmad Dahlan yang operasionalnya disiapi enam orang imam sholat yang hafidz Al Quran 30 juz.

Progres pembangunan masjid.

Progres pembangunan masjid.

Berlokasi di jalur utama Gresik-Lamongan, tepatnnya di sebelah barat terminal Bunder (arah Lamongan) di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. Masjid KH Ahmad Dahlan ini dibangun dan dibiayai sepenuhnya oleh keluarga almarhum Bisri Ilyas, pelopor pengembang (developer) di Gresik. Berbagai aktivitas dakwah dan wisata religi diperkirakan meramaikan area tersebut.

Dalam rapat perdana Takmir Masjid KH Ahmad Dahlan, Senin (8/1/2018), Ketua Dewan Pembina Taufiqullah A. Ahmady menyampaikan, kehadiran masjid ini dilandasi dua spirit. Pertama, melayani secara optimal para musafir. Hal ini erat kaitannya dengan letak geografis masjid yang dekat dengan pintu keluar tol Kebomas dan berada di jalur utama Gresik-Lamongan dan Gresik-Surabaya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik ini memproyeksikan, setiap waktu diperkirakan banyak musafir yang transit untuk melepas lelah. Di sanalah peran takmir memberikan pelayanan maksimal kepada mereka.

“Kedua, masjid ini sarana membangun umat menuju masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Maka tidak heran bila nantinya takmir akan berupaya menyajikan program-program berkualitas yang dapat dirasakan manfaatnya bagi para jamaah dan masyarakat umum,” ujarnya.

Anas Thohir, Ketua Majelis Tabligh PDM Gresik yang juga didapuk sebagai Ketua Takmir Masjid mengingatkan, 32 pengurus/takmir agar tidak hanya berbangga diri dengan kemegahan masjid yang diperkirakan bisa melayani umat secara optimal April mendatang.

“Tugas Takmir Masjid KH Ahmad Dahlan sungguh berat. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketersediaannya setiap waktu adalah soal parkir, air, dan keamanan,” ungkapnya.

 

Ia juga berharap nanti ada tempat berjualan untuk memudahkan jamaah memenuhi kebutuhannya, seperti makanan dan minuman. Syukur kalau ada fasilitas lainnya yang melengkapi keberadaan masjid ini.

“Tidak hanya sebagai tempat sholat, masjid ini sudah mulai diinden beberapa warga untuk kegiatan lainnya. Ada warga yang inden tempat untuk melangsungkan akad nikah putrinya,” tuturnya.

Sementara Rahmat Ridlo, putra sulung almarhum Bisri Ilyas menjelaskan, meski dibangun oleh keluarga Bisri Ilyas, termasuk biaya operasinalnya, namun pengelolaannya diserahkan kepada Muhammadiyah.

“Maka tak heran jika hampir seluruh pengurus takmir berasal dari Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Gresik, khususnya yang berdomisili di dekat masjid KH Ahmad Dahlan,” ujar Direktur Utama PT Bumi Lingga Pertiwi ini.

Sesuai rencana, bangunan masjid akan selesai pada Maret 2018 dan dibuka untuk umum mulai April 2018.
Ditemui di lokasi, Sya’roni dari Tajdid Center Gresik mengaku ada enam orang hafidz 30 juz Al Quran yang disiapkan sebagai imam Masjid KH Ahmad Dahlan. “Silakan dites,” tegasnya. (sto/gir)

Facebook Comments

POST A COMMENT.