Betul, Telur Bisa Tingkatkan IQ Bayi Anda!

MEPNews.id – Harap-harap cemas tentang kecerdasan bayi yang segera lahir? Jangan khawatir, wahai para ibu hamil! Tak perlu repot-repot tiap hari memeriksakan diri apakah calon anak Anda berotak mirip BJ Habibie atau tidak. Yang harus Anda lakukan adalah makan banyak telur.

Para ibu generasi now bisa mempersiapkan jenius kecil sejak awal kehamilan. Telur bisa menjadi solusi cerdas untuk mendapatkan bayi pintar. Karena jumlah kolin yang tinggi, telur mampu meningkatkan daya ingat janin dan kemampuan memproses informasi. Ini tanda IQ tinggi.

Alakananda Bandyopadhyay, menulis untuk International Business Time of India edisi 7 Januari 2018, mengabarkan penelitian yang dilakukan tim Cornell University di Amerika Serikat. Hasil penelitian sudah dipublikasikan di Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology.

Penelitian melibatkan 26 wanita hamil trimester ketiga. Setengah dari responden mengkonsumsi 480 mg kolin setiap hari sampai persalinan, sisanya mengkonsumsi 930 mg kolin. Lalu, bayi mereka pada usia empat, tujuh, 10 dan 13 bulan dinilai untuk kecepatan pemrosesan informasi dan memori.

Hasilnya? Bayi-bayi yang ibunya makan kolin 930 mg menunjukkan reaksi yang secara signifikan lebih cepat daripada bayi lainnya. Saat ibu lebih banyak konsumsi kolin, bayi yang dilahirkan terbukti lebih cerdas dengan IQ lebih tinggi.

Kolin bisa dikonsumsi dalam telur; rata-rata satu kuning telur mengandung sekitar 115 mg kolin. Dalam kadar lebih rendah daripada telur, kolin juga terdapat dalam daging merah, ikan, unggas, kacang polong dan kacang-kacangan. Karena jumlah kolin yang tinggi, telur mampu meningkatkan daya ingat bayi dan kemampuan untuk memproses informasi.

Penelitian juga mengungkap, bahkan memberi makan bayi satu butir telur per hari selama enam bulan bisa membantu meningkatkan tingkat nutrisi kolin dan DHA secara signifikan. Keduanya terlibat dalam kesehatan otak. Telur juga meningkatkan pertumbuhan fisik bayi.

Lora Iannotti, dari Brown School di Washington University, yang juga penulis utama penelitian, mengatakan, “Seperti susu atau biji-bijian, telur dirancang untuk mendukung pertumbuhan awal dan perkembangan organisme. Oleh karena itu, telur kaya kandungan nutrisi.”

Ditambahkannya, “Telur menyediakan asam lemak esensial, protein, kolin, vitamin A dan B12, selenium, dan nutrisi penting lainnya pada tingkat di atas atau setara dengan produk makanan hewani lainnya. Bedanya, harga telur relatif lebih terjangkau.”

Marie Caudill, yang juga penulis penelitian, menjelaskan, “Dalam model menggunakan hewan pengerat, ada kesepakatan luas bahwa melengkapi makanan ibu dengan tambahan nutrisi ini bisa memberi manfaat seumur hidup pada fungsi kognitif keturunannya. Nah, studi kami memberikan beberapa bukti bahwa hasil serupa juga ditemukan pada manusia.”

Asupan banyak kolin seperti dalam penelitian itu setara dengan sembilan butir telur setiap hari. Masalahnya, sembilan butir telur sehari itu kadang membosankan dan bisa berisiko kolesterol. Idealnya, disarankan mengkonsumsi minimal 480 mg kolin per hari. Sumbernya tidak semua harus dari telur. (*)

Facebook Comments

POST A COMMENT.