Virus Bisa Diajak Menyerang Sel Kanker Otak

MEPNews.id – Penelitian luar biasa oleh para ilmuwan di Inggris menunjukkan, virus yang alami dan umumnya tidak berbahaya bisa dilatih untuk menyerang kanker otak dan meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk membidik sel-sel kanker itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, sudah dikembangkan teknik memanfaatkan virus untuk membantu manusia dan bukannya membahayakan. Virus oncolytic si pembunuh kanker dan berbagai virus lain dari Zika hingga poliovirus sedang disadap untuk menyerang kanker mematikan.

Dikabarkan Rich Haridy untuk NewAtlas edisi 5 Januari 20018, studi terbaru menyoroti jenis yang disebut reovirus. Jenis ini sebelumnya terbukti efektif membidik sel kanker dan membiarkan sel sehat. Nah, untuk pertama kali, periset menunjukkan reovirus juga memiliki kemampuan luar biasa menembus membran pelindung otak yang disebut blood-brain barrier.

Dalam eksperimen, sejumlah kecil subyek manusia yang kena kanker otak agresif diberi infus intravena berisi reovirus beberapa hari sebelum tumor mereka diangkat melalui pembedahan. Setelah operasi, sampel diambil dari tumor yang dikeluarkan. Virus ditemukan di semua sampel tumor itu.

“Untuk pertama kalinya terbukti bahwa virus terapeutik ini dapat menembus membram darah pelindung otak. Ini membuka kemungkinan jenis imunoterapi dapat digunakan untuk mengobati lebih banyak pasien kanker otak agresif,” kata Adel Samson, penulis hasil studi yang diterbitkan baru-baru ini di jurnal Science Translational Medicine.

Selain menunjukkan reovirus berhasil menginfeksi sel-sel kanker, penelitian itu juga menemukan bukti bahwa virus tersebut merangsang aktivitas sistem kekebalan alami manusia. Dengan menutupi sel kanker, virus itu membuat kanker lebih terlihat oleh sistem kekebalan tubuh.

“Sistem kekebalan tubuh kita tidak begitu baik dalam ‘melihat’ kanker. Itu karena sel kanker tampak seperti sel tubuh kita sendiri. Selain itu, sel kanker juga sering ‘menipu’ sel kekebalan tubuh kita agar tutup mata,” jelas Alan Melcher, yang juga penulis laporan penelitian. “Namun, sistem kekebalan tubuh sangat baik dalam melihat virus.”

Percobaan baru terhadap manusia yang terinspirasi penelitian ini sudah berlangsung di Inggris. Rencananya adalah memasukkan reovirus ke tubuh pasien sebagai tambahan bagi radioterapi dan kemoterapi. Harapannya, virus membantu menangkal sel kanker lewat pertahanan tubuh sendiri. Percobaan baru akan mengantarkan beberapa dosis virus ke pasien tunggal selama beberapa bulan.

“Kehadiran kanker di otak bisa meredam sistem kekebalan tubuh. Maka, reovirus bisa menangkal ini sekaligus merangsang sistem pertahanan untuk beraksi,” kata Susan Short, yang memimpin eksperimen baru ini di University of Leeds di Inggris. “Harapan kami adalah efek tambahan dari virus bagi peningkatan respon kekebalan tubuh terhadap tumor akan meningkatkan jumlah sel tumor yang terbunuh dengan pengobatan, radioterapi dan kemoterapi standar.”

Facebook Comments

POST A COMMENT.