6 Langkah yang Bikin Anda Lebih Sehat

MEPNews.id – Seiring berakhirnya tahun lama dan dimulainya tahun yang baru, orang sering mengkaji kebiasaan dan gaya hidup masing-masing. Umumnya, orang juga mempertimbangkan perubahan yang dapat meningkatkan kesehatan.

Tapi, apa yang harus Anda lakukan? Berikut, enam langkah yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Tips ini dari siaran pers para dokter University of California, Los Angeles, yang dipublikasikan HealthDay News edisi 2 Januari 2018.

  1. Bikin dan simpan kalender kesehatan pribadi

“Dalam kesibukan, kita jarang memperhatikan kesehatan. Padahal, sebagian besar masalah kesehatan dimulai dengan gejala halus yang seringkali kita tidak rasakan,” kata Dr. Aparna Sridhar dalam siaran pers UCLA.

“Kenyataanya, kebanyakan pasien tidak dapat mengetahui pasti kapan gejala sakitnya dimulai dan apakah ada hubungannya dengan kejadian sehari-hari,” kata asisten profesor kebidanan dan ginekologi di kampus David Geffen School of Medicine itu. “Maka, menjaga kalender kesehatan dengan cara menuliskan gejala, pengobatan, dan perubahan mood, pasien akan dapat mengidentifikasi kelainan lebih cepat dan mendapatkan perawatan lebih tepat.”

  1. Makan lebih banyak buah dan sayuran

“Sejumlah penyakit kronis, termasuk obesitas, diabetes, kardiovaskular dan stroke, memiliki hubungan yang dengan cara makan,” kata ahli diet UCLA, Dana Hunnes, dalam siaran pers.

“Jika masing-masing kita beralih ke pola makan nabati, penuh dengan sayuran, biji-bijian, kacang polong, kacang-kacangan, buah-buahan dan produk lainnya, maka kita tidak hanya berpotensi menurunkan risiko penyakit, tapi juga bisa menjadi lebih sehat dan berpotensi hidup lebih lama,” kata ahli diet senior di Ronald Reagan UCLA Medical Center itu. Dia mencatat, diet rendah protein hewani juga dikaitkan dengan umur panjang.

  1. Masak di rumah daripada makan di luar

“Orang-orang yang memasak di rumah umumnya memakan makanan yang sehat dan lebih padat gizi,” kata Erin Morse, kepala ahli diet klinis di UCLA Health. “Dengan meningkatnya obesitas dan kontribusinya pada masalah kesehatan serius lainnya, antara lain diabetes, gagal jantung dan tekanan darah tinggi, maka memasak di rumah adalah alat yang masih sangat kurang dimanfaatkan untuk mencapai tujuan nutrisi pasien.”

Morse mencatat makanan yang disajikan di restoran biasanya kurang mengandung serat. Lebih banyak garam, gula, lemak dan olahan karbohidrat daripada makanan rumahan.

  1. Dukung bakteri baik di usus

“Untuk kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan, jangan cuma memberi makan sel-sel Anda sendiri, tapi juga beri makan semua mikroba baik yang hidup di dalam diri Anda; termasuk mikrobiom usus,” kata Dr. Zhaoping Li, direktur UCLA Center for Human Nutrition, dalam siaran persnya. “Yang terbaik untuk mikroba semacam ini adalah makanan dan minuman nabati.”

  1. Jangan remehkan manfaat gaya hidup sehat

“Pilihan gaya hidup tertentu jauh lebih penting bagi kesehatan daripada ke dokter mana pun,” kata Dr. John Mafi.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan umum, ikuti nasehat ibu ‘Makan banyak sayuran segar, buah-buahan dan biji-bijian, tidurlah setidaknya tujuh atau delapan jam; kurangi stres kerja, luangkan waktu untuk berolahraga dan keluar rumah, dan luangkan waktu berkualitas dengan teman dekat dan keluarga,” kata asisten profesor kedokteran di David Geffen School of Medicine di UCLA itu. “Penelitian di balik masing-masing kegiatan ini jelas menunjukkan manfaatnya bagi kesehatan.”

  1. Jangan abaikan saluran sinus

“Pasien dengan alergi dan masalah di sinus harus membersihkan sinusnya secara teratur dengan larutan garam. Metode ini sangat efektif untuk mengendalikan gejala alergi,” kata Dr. Marilene Wang, profesor bedah kepala dan leher di David Geffen School of Medicine.

Pembilasan dengan larutan garam juga bisa membersihkan partikel dan iritasi lainnya, termasuk serbuk sari dan kabut asap, dari daerah hidung dan saluran sinus. Hal ini dapat membantu meredakan gejala yang mengganggu, termasuk pembengkakan dan nafas mampet.

Membersihkan sinus juga menipiskan lendir dan melembabkan bagian dalam hidung. “Padahal, bagian membran hidung ini bisa sangat mudah meradang dan sensitif akibat alergi dan infeksi,” katanya.

Facebook Comments

POST A COMMENT.