Membuat Liburan Jadi Ramah Lingkungan

MEPNews.id – Akhir tahun identik dengan musim liburan. Saat aktivitas resmi berkurang, aktivitas berwisata atau pesta keluarga dan teman justru meningkat. Dalam suasana demikian, kita cenderung memproduksi sampah. Nah, musim libur jadi tidak terlalu ramah lingkungan.

“Dari sisa makanan sampai plastik kemasan, ada banyak yang dibuang begitu saja. Bahkan ada tambahan sampah kertas kado dan hiasan,” kata Dana Slade, direktur program HealthPartners di Amerika Serikat. “Itu tidak ramah lingkungan. Kita harusnya bisa berbuat lebih baik.”

Nah, kita harusnya menyeimbangkan kegembiraan musim liburan dengan menjaga alam tetap hijau. Dalam prosesnya, kita bersama keluarga atau teman tetap dapat merasa nyaman dengan lingkungan. Berikut ini tips yang diberikan HealthPartners edisi 18 Desember 2017 untuk ‘go green’ saat liburan:

  • Bijaksanalah tentang kertas

Saat membungkus kado, gunakan kertas daur ulang atau bisa digunakan kembali. Jika tiga barang bisa dibungkus satu tas, jangan masing-masing barang dibungkus satu kertas kado. Untuk barang-barang kecil, bungkus saja dengan kertas halaman berwarna dari majalah atau komik bekas. Jangan gunakan kertas pembungkus glossy atau terlihat seperti logam, karena tidak bisa didaur ulang.

Untuk kartu ucapan, carilah yang terbuat dari kertas daur ulang. Jangan pakai kartu dengan pelapis foil mengkilap dan berkilau. Lebih baik lagi, ucapkan selamat libur dengan ‘kartu online’ dan bukannya kartu kertas.

  • Kurangi penggunaan energi

Lampu untuk pesta liburan banyak membutuhkan listrik. Maka, pakai saja lampu LED yang lebih hemat listrik. Lampu LED juga awet dan hemat uang dalam jangka panjang. Jangan lupa, matikan lampu di siang hari. Manfaatkan timer agar tidak membuang-buang listrik saat Anda pergi.

Untuk menghemat energi dan mengurangi sampah selama liburan, pakai saja baterai isi ulang. Ini mengurangi limbah baterai dari tempat pembuangan sampah dan menghemat uang.

Hemat listrik. Saat meninggalkan rumah, jangan lupa matikan listrik.

  • Bijak dengan pohon

Khusus untuk Natal, ada tradisi pembuatan pohon berhias. Jika membuat Pohon Natal dari pohon hidup, pertimbangkan cara mendaur ulang dan jadikan barang lain. Jika menggunakan pohon plastik, jangan dibuang setelah dipakai. Lebih baik kemas lagi yang rapi, untuk digunakan lagi tahun depan.

  • Makanan

Liburan kurang lengkap jika tidak ada acara makan-makan. Akibatnya, lebih banyak makanan disiapkan pada pesta musim liburan daripada hari-hari biasa.

Rencanakan berapa banyak makanan yang betul-betul diperlukan. Silakan jatahnya dilebihi untuk berjaga-jaga jika ada yang ingin tambah makan. Tapi, kelebihannya jangan terlalu banyak karena tidak akan termakan dan jadi limbah.

Setelah pesta makan, simpan sisa makanan dan awetkan untuk dimakan lagi keesokan hari. Jika makan di luar, bungkus sisanya untuk dimakan di rumah keesokan harinya. Atau, kemas dengan baik sisa makanan itu, lalu sumbangkan ke tetangga, satpam, petugas kebersihan lingkungan perumahan, atau panti asuhan.

  • Tas belanja

Silakan saja berbelanja saat liburan. Namun, gunakan tas belanja yang dapat digunakan kembali kapan pun Anda ke toko. Simpan tas ini di mobil agar selalu tersedia. Dengan menggunakan tas belanja seperti itu, kita dapat mengurangi kantong plastik atau kertas yang tidak ramah lingkungan.

Facebook Comments

POST A COMMENT.