Tahun 2018 Sudah di Ambang Pintu, Sudah Seberapa Banyak Keuntunganmu?

MEPNews.id..Setiap pergantian tahun ada perasaan ‘kok cepat banget’,rasanya baru kemarin tahun 2017, itu yang sering saya rasakan. Catatan kegiatan dan rentetan masalah dan solusi selalu menjadi laporan khusus setiap tahunnya. Baik ketika kita ada dilingkungan lembaga atau komunitas sosial juga sebagai manager rumah tangga. Selain menginventarisir kegiatan yang sudah terlaksana dan yang belum terlaksana juga menyajikan rencana kegiatan tahun depan lengkap dengan anggaran dan pendapatan.

Kegiatan yang sudah terlaksana bisa semacam SPJ lengkap dengan dokumentasi dan kwitansi maupun nota. Setiap lembaga yang mempunyai alat kontrol internal, evaluasi semacam ini pasti ditunggu oleh pejabat yang berwenang, baik di yayasan maupun instansi pemerintahan maupun swasta. Sehingga kegiatan akhir tahun terlihat sangat sibuk, di instansi perbankan misalnya laporan ada audit baik menyangkut audit lembaganya yang meliputi jumlah karyawan, kualifikasinya, audit keuangannya, jumlah peminjam lancar, sedang, maupun yang macet, pasti diinventarisir dan dibuat pelaporan.Audit penabungnya, audit seluruh berkas nasabah dll. Pada akhirnya menjadi barometer evaluasi kinerja perbankan, begitu juga instansi pemerintahan yang dikomando Bupati, Gubernur maupun Presiden, seluruh jajaran SKPD dimintai pertanggung jawaban atas penyerapan anggaran maupun kemampuan mendapatkan income. Sehingga tidak heran jika akhir tahun bejubel kegiatan untuk mengejar target penyerapan anggaran.

Lepas dari urusan extern dunia luar, kita juga punya tanggung jawab menghitung tingkat aktifitas kegiatan rumah tangga, mulai dari biaya pendidikan setahun, biaya konsumsi, biaya pengembalian hutang, biaya listrik telepon, PDAM ,kesehatan, Shodaqoh serta biaya sosial lainnya. Akhir tahun bagi saya adalah momen penghitungan, sudah untungkah atau merugi. Meskipun setiap bulan ada perhitungannya. namun akhir tahun merupakan puncak perhitungan. Sudahkah kita memaksimalkan anggaran pendidikan, anggaran sosial dan lain-lain. Begitu juga dengan kontinuitas kegiatan yang bersifat tabungan masa depan. Sudahkah kita mampu menyisihkan zakat mal untuk membersihkan harta kita? sudahkah kita mengalokasikan anggaran untuk membantu saudara, perawatan orang tua kita atau menyisihkan untuk memberi penghargaan pada orang-orang yang sudah membantu kita. Kalau evaluasi ini kita biasakan setiap tahun,maka pasti untuk menyambut tahun depan lebih keren dengan perencanaan program yang matang dan menaikkan target dunia juga akherat, sehingga keuntungan kita semakin berlipat motivasi diri untuk terus berkualitas sebagai pribadi dewasa semakin matang.Semoga kita selalu semangat.(Khusna)

Facebook Comments

POST A COMMENT.