Ma’arif Dawar Blandong Gelar Workshop

MEPNews.id — Tidak kurang dari 65 orang, para guru RA dan MI Kec. Dawar Blandong penuhi aula Taman Pertanian Kec. Dawar Blandong Kab. Mojokerto pada Rabu (13/12). Mereka adalah peserta Workshop Model Pembelajaran Inovatif yang digelar KKMI dan MWC LP Ma’arif kecamatan setempat.

Acara yang dibuka Ketua PC NU LP Ma’arif Kab. Mojokerto itu mendatangkan Dr. Sholehuddin, Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya yang juga Anggota Bid. Penjaminan Mutu MI PW NU LP Ma’arif Jawa Timur itu. Menurut lulusan terbaik program doktor Uinsa 2017 tersebut, materi itu penting, tapi metode itu lebih penting dari materi. Namun demikian, ada yang lebih dari keduanya, yakni jiwa pengabdian seorang pendidik.

Lebih lanjut dosen Al Khoziny itu mengatakan, “Kalau Guru ada pensiunnya (berdasarkan SK), tapi pendidik tidak ada pensiunnya. Karena itu jadilah guru yang baik, atau tidak sama sekali”, tutur Ketua ISNU Sidoarjo tersebut. Salah satu upaya menjadi guru yang baik menurutnya adalah melalui penbelajaran yang inovatif.

Sementara itu, Ketua PC NU LP Ma’arif Kab. Mojokerto Gus Lukman menekankan pentingya sinergitas antar lembaga, pengkaderan sebagai warga NU melalui PKPNU, dan promosi madrasah.

Kegiatan yang dihadiri pengawas, jajaran pengurus Maarif dan KKMI, serta ISNU Kec. Dawar Blandong itu ditutup oleh Kepala Kan. Kemenag Kab. Mojokerto H. Abd. Wahid.(yazid)

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.