Antiseptik Alami untuk Puting Sapi Perah

MEPNews.id – Bayangkan bagaimana rasanya sapi saat putingnya diintervensi manusia? Tentu, jika manusianya tidak profesional, si sapi akan merasa tak nyaman. Selain itu, ada risiko luka atau lecet, dan bahkan tertular penyakit.

Sapi perah sangat mungkin terkena mastitis, yakni peradangan (inflamasi) pada kelenjar susu (mammae). Penyebab yang paling mungkin bagi mastitis infiltrasi mikroba dalam puting susu (teat) atau luka yang menimbulkan peluang infeksi akut, sub-akut maupun kronis.

Jika sudah terserang, tentu sangat merugikan. Masititis pada satu sapi perah mudah menular ke sapi perah sehat lainnya. Maka, dikembangkan antiseptik untuk mencegah mastitis pada sapi perah. Seiring tren produk kesehatan untuk kembali ke alam, diciptakan BIOMASTIC (Biological Maceration Antiseptic for Avoiding Mastitic in Cow) antiseptik alami untuk mencegah mastitis pada sapi perah.

Sebagaimana dikabarkan Prasetya Online edii 8 Desember 2017, Divisi Laboratorium Ternak Perah, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, yang diketuai Dr Ir Puguh Surjowardojo MP, menciptakan inovasi produk antiseptik alami berbahan dasar daun kersen (M. calabura). Produk antiseptik alami ini diharapkan mampu berdaya saing dengan produk konvensional teat dipping yang menggunakan bahan sintetis.

Biomastic buatan Universitas Brawijaya ini digunakan untuk mencegah infeksi mastitis pada ambing sapi perah. Untuk membersihkan puting, semprotkan saja larutan Biomastic sebelum sapi diperah. Untuk mencegah bakteri masuk, celupkan puting (teat-dipping) ke larutan Biomastic setelah pemerahan selesai tuntas.

Biomastic dalam kemasan 500 mL ini dihargai Rp 13 ribu dan yang 1 liter dihargai Rp 26 ribu. Pasar yang dibidik adalah peternak maupun industri sapi perah di wilayah Malang, Blitar, dan Pasuruan. Ke depan, pasar diperluas hingga area jawa timur. [Fapet/Humas UB]

Facebook Comments

POST A COMMENT.