KH Muzammil: Kita Butuh Presiden yang Barokah

KH Muzammil di Padhangmbulan semalam (foto: DK/Hari)

MEPNews.id —- Banyak pemimpin didunia, Presiden, Gubernur, Bupati dipilih dengan demokratis, tetapi tidak barokah. Contoh kongkrit kepemimpinan tidak barokah adalah tidak membawa manfaat untuk kesejahteraan rakyatnya.

Penegasan itu disampaikan KH Muzammil dalam dialog Majelis Maiyah Padhangmbulan Senin (4/12) dini hari.

Barokah kepmimpinan dalam konteks kekinian adalah lahirnya pemimpin yang adil dan mensejahterakan masyarakat.

“Mau disebut hebat apapun, akan gugur kalau dia tidak datang membawa manfaat. Bahkan ia menang tapi malah menyengsarakan rakyat, itu namanya tidak barokah,” tegas kyai asal Madura yang tinggal di Yogyakarta ini.

Pada sisi lain, Kiai Muzammil juga mengkritisi kesalahpahaman soal makanan sehat dan hidup sehat hanya dilihat dari wujud bendawi.

” Bisa jadi makanan yang dimakan bendanya membuat sehat, tetapi jangan dikira tanpa barokah jamina kesehatan akan datang. Barokah sehat itu wilayah Allah.”

Muzammil memberi contoh, banyak orang tertib makannya dijaga gizinya, ternyata sakit juga. Tetapi sebaliknya orang makannya tidak bergizi, bahkan kadang makan kadang tidak, karena kemiskinannya ternyata sehat terus.

“Banyak orang olahraganya teratur, dijaga, tertib, ternyata penyakit menyerang juga. Ada orang yang tidak pernah olahraga ternyata sehat terus, itu tandanya Allah hadir dan berperan memberikan barokah,” paparnya.

Maka pendekatan menang dalam kekuasaan, sehat dengan menjaga makanan, sehat dengan jaga rutinitas olahraga, bisa tak berarti tanpa barokahNya.

Padhangmbulan malam ini, meski Cak Nun dan Cak Fuad Absen, tetap berlangsung indah dialog ragam masalah hingga 02.30 baru diakhiri Cak Lutfi dengan shalawat dan doa akhir oleh KH Muzammil. (ImamDwes)

Facebook Comments

POST A COMMENT.