Museum Surga bagi Pecinta Mobil Klasik

MEPNews.id – Kamu pecinta mobil dan sepeda motor klasik? Bertandanglah ke sini. Museumnya mempunyai koleksi lebih dari 50 mobil dan motor koleksi pribadi Raja Hussein.

Di Yordania, tepatnya di Kota Amman terdapat sebuah museum yang disebut-sebut sebagai salah satu museum klasik dan mewah di dunia. Karena museum ini berisi koleksi mobil dan sepeda motor beragam model. Dari model yang sangat klasik sampai ke koleksi kendaraan modern zaman sekarang.

Sebagaimana dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (24/11/2017) museum ini bernama The Royal Automobile Museum. Museum ini didedikasikan untuk Raja Hussein. Raja Hussein telah memerintah Yordania selama 46 tahun, dan meninggal pada tahun 1999.

Museum ini didirikan atas perintah Raja Abdullah II, anak  Raja Hussein, pada tahun 2003 lalu. Keseluruhan mobil dan sepeda motor yang dipajang merupakan koleksi pribadi Raja Hussein. Di dalam museum terdapat 60 mobil dan 50 sepeda motor. Di dalam museum, Anda juga dapat melihat puluhan koleksi mobil dan motor klasik sejak tahun 1885. Koleksi-koleksi ini awalnya berada di gudang istana. Namun semenjak museum didirikan, koleksi tersebut dipindahkan ke museum.

mobil antik 1Pengunjung juga bisa melihat potret-potret dan video Raja Hussein mengendarai sepeda motor dan mobilnya. Di dalam museum juga dipajang replika mobil pertama yang diproduksi oleh Karl Benz, pendiri Mercendes-Benz pada tahun 1886. Juga ada koleksi terbatas dari Roll Royces, Aston Martins Ferraris, Phantom, Lincoln, dan Cadillac.

Beberapa koleksi yang bisa traveler lihat jika ke museum ini, diantaranya Mercedes Benz 600 LWB Pullman 1974. Mobil ini merupakan mobil lterakhir yang dikendarai oleh Raja Hussein. Setelah beliau meninggal, sebagai penghormatan, mobil ini tidak pernah dikendarai lagi.

Juga ada Motor Harley Davidson 1916, Volkswagen yang dirancang Hans Ledwinka, motor paling cepat di dunia Vincent Black Shadow 1955, dan masih banyak lainnya.

Museum ini juga dilengkapi dengan narasi elektronik dalam bahasa Aran, Inggris, Spanyol, Prancis, dan Jerman. Sera juga ada program pendidikan dan sosial yang bisa dinikmati anak-anak pada saat libur nasional dan bulan Ramadan. (det/sto)

 

Facebook Comments

POST A COMMENT.