Berorganisasi Bikin Awet Muda

Oleh:Khusnatul Mawaddah

MEPNews.id —- Sudah 42 tahun menikmati kehidupan dengan warna warni pelangi menghiasi perjalanan ini. Rutinitas mengurus anak yang lebih dari dua, memaksa diri untuk selalu menambah pengetahuan, tidak hanya tahu bagaimana merawat anak tapi juga menjaga intensitas komunikasi dan mobilisasi agar seluruh potensi masing-masing anggota keluarga menjadi optimal.

Menjaga stamina tubuh agar selalu sehat, menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran, mencari peluang usaha agar keluarga tetap bisa bertahan hidup dan memberi manfaat,serta selalu mencari jati diri lewat pengalaman spiritual. Pengalaman hidup bersama orang lain tidak bisa didapat tanpa adanya keterlibatan kita disebuah komunitas. Biasanya sejak kecil sudah biasa berorganisasi maka sampai usia senja juga terus berorganisasi, karena di organisasilah kita menemukan orang-orang yang kita sebut kawan yang mau mendengar, mau memberi dan mau bersama-sama mencapai tujuan yang mulia. Di organisasi tidak ada egosentris, yang ada humanis, dari berkumpul bersama menyatukan persepsi akan lahir gerakan yang mampu menyatukan potensi ummatnya. Di organisasi juga memunculkan sifat empati, toleran, kejujuran, kesetiaan, tanggung jawab, disiplin, mampu menyelesaikan masalah, serta sportif. Organisasi mana yang bisa kita pilih untuk kemaslahatan tergantung selera masing-masing orang.

Di organisai kita bisa bertemu berdiskusi dan menghimpun gerakan bersama merangsang pikiran kita untuk hidup dinamis, sehingga berorganisasi menjadi sebuah kebutuhan rohani untuk memenuhi nutrisi otak kita.Agar selalu konsisten untuk aktif maka dibutuhkan kesadaran bahwa kita membutuhkan kehadiran dan pengakuan komunitas kita.Ada perbedaan yang signifikan orang yang suka organisasi dan yang tidak suka, dalam bergaul yang suka organisasi lebih luwes dan bijaksana, sebaliknya yang tidak terbiasa organisasi,kurang gaul dan lebih tertutup. Berorganisasi juga bisa melatih diri untuk selalu berkembang, mengasah percaya diri serta membangun relasi.

So saat kehidupan kita lagi down, kita bisa cepat-cepat mencari solusi dengan konsultasi dengan kawan kita diorganisasi atau meminta support mereka, agar mental kita tetap seimbang.Selain itu kita terus menggantungkan pada yang maha Hidup. Itulah sebabnya rata-rata orang-orang yang terlibat di organisasi lebih awet muda dari pada yang tidak terlibat, meskipun penulis tidak mempunyai data yang otentik namun punya keluarga besar yang bisa dibuat sampel keluarga mana yang lebih dinamis, bersemangat dan keluarga mana yang cenderung tertutup dan kurang dinamis, semua kira-kira bermuara karena suka dan tidak suka berorganisasi.. Alhasil, yang terus mengurus organisasi untuk kemaslahatan lebih mampu bertahan hidup,lebih awet muda secara fisik maupun mental dan bersemangat. Semoga kita selalu sehat.

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.