Catatan Latihan Dasar Kepemimpinan Bagi Pendidik PAUD Kab.Bojonegoro

MEPNews.id — Hari ini tanggal 5 nofember 2017, Himpaudi Kabupaten mengadakan pengkaderan dengan mengikutsertakan pengelola, guru dari masing-masing satuan pendidikan di PAUD, pelatihan diadakan selama 3 hari dengan mendatangkan pemateri tingkat nasional.
Sengaja saya mengikuti pelatihan meskipun sebetulnya diwakilkan guru juga boleh, namun karena bulan ini bejibun acara yang melibatkan guru, maka sekali-kali terlibat langsung jadi peserta.

Pemateri pertama bapak agus dengan materi pendidikan inklusi, inklusi sendiri mengandung arti sendiri, cukup menarik karena boleh jadi di PAUD kita ada anak yang punya kebutuhan khusus, ada beberapa tipe anak tergolong berkebutuhan khusus yaitu Disleksia dimana anak kesulitan membaca, Disgrafia yaitu anak kesulitan menulis serta Diskakulia yaitu anak kesulitan berhitung. Sedangkan ada juga istilah indigo dengan ciri anak merasa punya teman main sendiri atau teman bayangan, bisa juga diistilahkan punya indera ke 6. Anak-anak ini perlu sekali distimulus untuk terus bergaul dengan teman sepadan, agar bisa terbiasa hidup normal.

Bisa dibayangkan kalau ada anak yang sering ngomong sendiri, kemudian tertawa sendiri, kemudian ketika ditanya, nak’ dengan siapa adik bicara, tuh ma, teman aku yang  ada di pojok sana, padahal mamanya tidak melihat siapa-siapa di pojok rumahnya, salah satu penanganannya kata bapak Agus, sebagai orang tua harus sering mengajak putranya berbaur dengan temannya. Begitu juga anak PAUD yang punya kekurangan disleksia, disgrafia,maupun diskakulia, mereka semua punya potensi yang terus diasah sejak usia dini, pendidik maupun orang tua, perlu meluangkan waktu khusus bagi anak yang berkebutuhan khusus, sehingga mereka terlayani dan harga diri mereka terangkat dan merasa percaya diri, karena bisa jadi jika anak-anak ini belum terbentuk mentalnya, maka bisa tidak percaya diri, depresi atau stres.

Sedangkan pihak lembaga yang menemukan anak didik yang berkebutugan khusus, harus segera menyiapkan tenaga pendidiknya yang kompeten dalam melayani tumbuh kembangnya, agar tidal mallpraktek saat berhubungan dengan anak-anak. Sebagai orang tua yang kebetulan diberi anugerah Allah memiliki anak yang tergolong berkebutuhan khusus, selain terus tetapi juga mendoakan agar Allah memberi kemudahan dalam mendidik serta kesabaran, sehingga anak terasa nyaman hidup dalam kekurangan.

Terakhir bapak Agus, memberi nyanyian  teknik membaca abjad dengan mengambil dua suku kata, tidak mengeja per abjad, disertai musik.Agar pendidik PAUD lebih mudah dalam mengajarkan ke anak didik, dan tentu menyenangkan. (Khusna)

Article Tags

Facebook Comments

POST A COMMENT.