Bunda Wening Kembangkan Kearifan Lokal Jonegoroan

MEPNews.id – Wening Setiawati, yang akrab disapa Bunda Wening, adalah abdi negara di Pemkab Bojonegoro. Tetapi, selepas bekerja, ia memiliki aktivitas lain di rumah. Ia pemilik bisnis konveksi UD Mega Sport yang berdiri sejak 1998. Usaha keluarga ini berkembang dalam pasar apparel domestik. Memasuki 2012, UD Mega Sport fokus ke batik ‘Jonegoroan’. Kini, justru batik Jonegoroan dengan 14 motif menjadi ikon daerah Bojonegoro.

Dua papan nama menunjukkan bisnis yang dikelola Bunda Wening dan suami.

Dua papan nama menunjukkan bisnis yang dikelola Bunda Wening dan suami.

Berdiri di jalan besar tembusan ke arah Surabaya, UD Mega Sport melihat peluang bisnis konveksi batik Jonegoroan sangat besar. Dengan memadukan motif batik pada sweatpants apparel atau pakaian olahraga, batik tak hanya dinikmati untuk acara formal tetapi juga untuk tampilan kasual. Konsumen dominan umumnya lembaga pemerintahan hingga seragam sekolah. Bunda Wening berharap, “Semoga bisnis ini terus berkembang dan semakin dikenal hingga luar daerah.”

Tekad dan niat adalah prinsip yang selalu ditekankan untuk pelaku bisnis atau calon pebisnis. Menurut Bunda Wening, prinsip tersebut akan membimbing pelaku bisnis

Showroom batik Jonegoroan.

Showroom batik Jonegoroan.

mempertahankan bisnisnya. Rintangan bisnis banyak, antara lain permintaan market yang dinamis, juga pasokan bahan, hingga masalah trust dengan konsumen. Bagi bunda Wening, memperoleh kepercayaan konsumen akan mutu atau kualitas dan harga dari produk memakan waktu lama. Setidaknya hampir setahun.

Hingga saat ini, fokus yang diinginkan bunda Wening adalah membesarkan nama UD Mega Sport untuk lebih dikenal publik. Masalah profit, itu nomer dua.

Harga produk batik UD Mega Sport terbilang beragam. Mulai dari Rp 65.000 per potong untuk seragam anak sekolah, hingga berkisar Rp 175.000 –

Pengrajin dari berbagai kalangan membuat batik khas Bojonegoro.

Pengrajin dari berbagai kalangan memproduksi batik khas Bojonegoro.

200.000 per potong. Produk batik Jonogoroan pernah dipesan hingga ke Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur.

Bisnis batik, bagi UD Mega Sport, memang terbilang baru. Tetapi itu tidak menurunkan semangat Bunda Wening karena didukung suami di bidang desain motif batik. Penguatan bisnis batik dengan mengangkat tema kearifan lokal motif Jonegoroan.

Untuk proses produksi batik Jonegoroan, Bunda Wening tidak main-main. Prosesnya dari awal hingga akhir menggunakan crafting yaitu memanfaatkan kerajinan tangan manusia.Sekali produksi, setidaknya memakan waktu tiga hari. Waktu produksi ini kerap menjadi permasalahan untuk memenuhi cepatnya permintaan konsumen.

Proses pembuatan batik memiliki langkah panjang. Awalnya, mempersiapkan kain mori putih. Kemudian, mempersiapkan cap yang sudah tercetak sesuai desain. Selanjutnya, proses colet. Kain mori yang sudah dicap harus dibiarkan semalam agar kualitas yang dihasilkan maksimal dan tahan lama. Esoknya, proses canting atau pelapisan motif dengan malam cair. Ini juga memakan waktu seharian agar motif benar-benar meresap dengan baik dan tidak mudah pudar ketika dilorot. Kemudian, masuk tahap pewarnaan. Proses yang disebut kunci warna atau waterglass ini juga membutuhkan waktu semalaman agar warna meresap dengan baik.

Setelah tiga hari proses merubah kain mori putih polos menjadi penuh corak khas Jonegoroan, tahap akhir adalah mencuci kain mori dengan direbus. Cara ngelorot ini untuk membersihkan sisa pewarnaan waterglass dan sisa malam cair pada proses tahap sebelumnya.

Untuk mempertahankan nama baik UD Mega Sport dan kualitas produk, Bunda Wening bersama suami merekrut pegawai tidak hanya berdasarkan skill tetapi juga kejujuran dan kreatifitas. Bunda Wening juga ingin memberdayakan perempuan dan laki-laki yang tidak dapat meneruskan pendidikannya agar generasi muda tetap produktif dan tidak berakhir pada salah pergaulan. Untuk memaksimalkan skill pegawai berdasarkan recruitment, Bunda Wening bersama suami melakukan pelatihan khusus.

Wisatawan di Bojonegoro datang ke galeri UD Mega Sport untuk mendapatkan produk batik Jonegoroan dengan kualitas bagus, atau untuk sekadar membatik sendiri. Bunda Wening menyediakan fasilitas bagi pengunjung yang ingin belajar membuat batik khas Bojonegoro. (Anggie)

Facebook Comments

POST A COMMENT.