Sedang Bad Mood? Makanlah yang Tepat

MEPNews.id – Kondisi kesehatan mental saat ini mengganggu jutaan orang di seluruh dunia. Lebih tegasnya, kesehatan mental yang buruk mempengaruhi satu dari 10 orang dewasa, atau 50 persen populasi dunia pernah mengalaminya setidaknya sekali dalam seumur hidup.

Sejumlah penelitian menunjukkan, gangguan mental terutama bad mood (suasana hati tidak enak) atau depresi (merasa tertekan) terkait dengan sejumlah faktor dasar. Antara lain, peradangan, stres oksidatif, resistensi insulin, metilasi yang buruk, dan ketidakseimbangan hormon. Maka, jika mengalami bad mood atau depresi, mungkin saatnya menata ulang diet. Itu karena pola makan dan gaya hidup memiliki efek kuat pada suasana hati.

Dengan diet, ada kemungkinan untuk memperbaiki kesehatan otak sekaligus kondisi mood. Faktanya, penelitian tentang kesehatan otak, gaya hidup proaktif, dan perubahan pola makan, menemukan bahwa hal-hal itu dapat memberi perbedaan mendalam tentang bagaimana Anda berpikir dan bagaimana merasa.

Pinaz Kazi, menulis di International Business Times Edisi India 14 Oktober 2017, tentang enam strategi makan sehat yang disarankan untuk meningkatkan mood. Strategi ini didapat dari buku The Brain Boost Diet yang ditulis Christine Bailey, chef yang juga pakar nutrisi fisiologis. Diet ini diyakini bisa memperbaiki suasana hati sehingga kita jadi lebih bahagia.

  • Hindari makanan olahan

Sedapat mungkin hindari makanan olahan dan karbohidrat bergula. Ini untuk menjaga keseimbangan gula darah. Ini juga salah satu cara tercepat untuk meningkatkan mood.

  • Tambahkan teh hijau

Teh hijau memiliki antioksidan kuat antara lain ‘catechins’ yang melindungi otak serta theanine yang membantu meningkatkan fokus, meningkatkan konsentrasi dan menurunkan stress. Pada gilirannya, semua ini membantu mengubah bad mood menjadi good mood.

  • Lemak itu penting

Jangan ikut-ikutan tren menghindari lemak untuk sekadar menurunkan berat badan. Jika asal-asalan, tren ini berbahaya. Ingat, 60 persen otak kita adalah lemak dan sebagian besar terdiri dari lemak fosfolipid dan lemak omega 3. Jika tubuh kekurangan lemak sehat ini, suasana mental pasti terganggu. Maka, dosis harian lemak sehat sangat bermanfaat bagi otak. Dalam diet, usahakan masuk tiga jenis minyak berbeda, yakni zaitun, kelapa, dan minyak lain yang kaya omega 3 misalnya ikan berlemak.

  • Tambahkan makanan fermentasi

Beberapa penelitian terbaru mengungkap pentingnya flora usus sehat terhadap perubahan mood. Meningkatkan kadar bakteri baik di usus dapat membantu mengatasi stres, kecemasan dan bisa meningkatkan mood. Untuk itu, masukkan makanan fermentasi ke dalam diet sehari-hari. Antara lain; yoghurt, kombu cha, asinan kubis, kefir, kimchi, dan miso. Tempe juga baik. Bisa juga mengkonsumsi suplemen probiotik berkualitas baik.

  • Tambah makanan kaya vitamin D

Depresi dan bad mood sering dikaitkan dengan rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh. Maka, tambahkan lebih banyak Vitamin D dalam diet harian. Sajikan antara lain jamur, kuning telur, hati, susu dan ikan berlemak.

  • Magnesium

Magnesium dikenal sebagai mineral pelepas ketegangan sehingga sangat membantu penderita stres dan kecemasan. Sebaliknya, jika orang stres minum alkohol atau mengkonsumsi banyak makanan manis, itu justru mempercepat habisnya cadangan magnesium dari tubuh. Maka, penting untuk menambahkan magnesium ke diet harian.

Facebook Comments

POST A COMMENT.