Aneh, Kebakaran di Pulau Es Greenland Koq Berkepanjangan?

MEPNews.id – Sudah kenal Greenland? Greenland atau Kalaallit Nunaat atau Grønland adalah pulau di Samudra Atlantik bagian utara di arah timur laut Kanada. Dengan luas 2.166.086 km², ini pulau terbesar di dunia. Sejak 1979, wilayah ini diberi hak otonom dan sejak tahun 1985 tidak lagi menjadi anggota Uni Eropa. Namun, Ratu Denmark masih tetap menjabat sebagai kepala negara. Dengan pusat pemerintahan di Nuuk, 80% dari seluruh wilayah Greenland tertutup es. Di beberapa tempat, ketebalannya mencapai 3 kilometer. Hanya pesisir selatan dan barat yang bisa didiami manusia.

Kawasan pemukiman manusia biasanya dipenuh salju di Greenland.

Kawasan pemukiman manusia biasanya dipenuh salju di Greenland.

Seiring dengan kedatangan manusia sejak abad ke-8, tentu ada api di sana dan sini. Kebakaran juga mungkin terjadi sehingga ada petugas pemadam kebakaran. Namun, terjadi kebakaran alami di sisi barat. Yang aneh, api terjadi hanya 40 mil dari lapisan es dan luas kebakaran sekitar 3.000 hektar. Api yang menyala-nyala di kawasan gambut lebih dari dua minggu itu membuat para ilmuwan geleng-geleng kepala.

Belum ada laporan pasti tentang apa yang penyebab kebakaran dan kapan mulainya. Yang pasti, kebakaran ini pertama kali muncul di radar satelit 31 Juli sehingga bisa saja api muncul sebelum tanggal itu. Saat pihak berwenang masih melakukan penanggulangan dan penyelidikan, para ilmuwan sudah mengembangan gagasan cukup kuat tentang implikasinya.

Peta Greenland dilihat dari kawasan Kutub Utara, dan peta lokasi kebakaran.

Peta Greenland dilihat dari kawasan Kutub Utara, dan peta lokasi kebakaran.

Para ilmuwan dari Universitas Teknologi Delft di Belanda pada 20 Agustus 2017 mengatakan, ini kebakaran hutan terburuk di Greenland dalam 18 tahun terakhir. Mereka menduga api akan memperparah pencairan lapisan es yang sudah makin larut. Jika jelaga api mengendap di atas es, maka akan menurunkan defleksi panas dari sinar matahari. Itu berarti lebih banyak panas yang akan diserap ke dalam es, dan membuatnya semakin meleleh.

Perubahan iklim juga diperkirakan turut berkontribusi pada kebakaran yang lebih besar dan lama di Greenland pada masa depan. Tentu itu bukan berita bagus, mengingat Greenland bakal menjadi penyumbang global terbesar bagi kenaikan permukaan laut. Jika seluruh lapisan esnya meleleh, air bisa membanjiri atau menenggelamkan sebagian besar pantai di bagian lain di bumi. (*)

 

Facebook Comments

POST A COMMENT.