Ketika Ketua Umum PP Muhammadiyah Ujian Sim C

MEPNews.id — Ditengah banyak orang mendapat Sim C tanpa ketrampilan cukup mengendara, kita jadi ingat tauladan yang diberikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, KH AR.Fachrudin pada tahun 1990 an.

Beliau karena kebiasaan naik sepeda motor saat pulang pergi dari rumahnya di Bulaksumur komplek UGM ke kantor PP Muhammadiyah di Notoprajan Yogyakarta, maka sim C adalah modal utamanya.

tips-lolos-ujian-praktek-sim-c-cacd80

Nah suatu saat, Kiai sederhana itu SIM nya habis masa berlakunya. Maka datanglah ke Samsat untuk perpanjangan dan ujian ulang.
Karena kondisi sudah sepuh (tua), polisi kemudian memberikan prioritas tanpa ujian. Tapi Kyai AR Fachrudin tidak mau.

Maka test tetap dilakukan. Saat giliran motor kyai harus memutar lingkaran, pak AR memilih berhenti dan menuntun motornya sambil memutari lingkaran.

“Lho kyai kok dituntun ? ” tanya Polisi yang awasi ujian itu.
“Lha kalau saya melewati jalan melingkar kecil seperti ini tidak mungkin saya berani. Maka saya pasti menuntunnnya,” jawab pak AR.

Semua tertawa sambil menuntun motor pak AR minggir dan dinyatakan lulus. Sebuah tauladan dan cermin pemimpin sederhana. (mma)

Facebook Comments

POST A COMMENT.