Kyai Muzammil :  Membaca Cak Nun Harus dengan Cara Membaca Nabi Khidir

MEPNews.id —Dalam dialog dan Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng Minggu (23/7) malam ada seorang jamaah bertanya perihal ramainya dimedsos antara pernyataan Cak Nun dan protes sebagian anak muda NU.

“Wah kalau hal ini Cak Nun tidak usah menjawab. Biar saya yang menjawab,” tegas Kyai Muzammil, kiai asal Madura yang menetap di Yogya.

Muzammil kepada jamaah mengajak peristiwa pertemuan Nabi Khidir dengan Nabi Musa sebagai perumpamaan dan cara pandang yang tepat.

“Pertama, pernyataan Khidir kepada Musa adalah jangan bertanya. Tapi dalami setiap peristiwa dengan merenung dan berpikir matang. Makanya kalian jangan banyak bertanya,” tegas Muzamil disambut tawa jamaah.

Karena kalian bertanya ya saya terpaksa menjawab, tegas Muzammil.

Coba perhatikan kesalahan Musa saat bertanya kenapa Khidir membocori kapal yang mau digunakan. Bisa membahayakan kata Musa.

“Nah Cak Nun juga begitu cara berpikirnya. Cak Nun mengingatkan sejak dini agar kapal NU tidak tenggelam, maka sikap kritis itulah yang dilakukan. Paham ya…Jangan keterusan saya jawab bisa salah saya.” papar Kyai muda Ahli Fiqih ini.

Kyai Muzammil kepada Mepnews.id Selasa (25/7) tadi menegaskan kembali, apa yang dilakukan cak nun itu sama dengan yang dilakukan oleh Nabi khidir AS mengkampak perahu yang dinaiki bersama Nabi Musa AS.

Musa yang tidak paham, langsung protes dan menyalahkan Nabi Khidir AS ,padahal Nabi Khidir mengkampak perahu justru untuk menyelamatkan perahu dari para perampok. Paham nggak?  Ya,  sudah kalo paham. Pegang ini, saya gak bisa menjelaskan lebih lanjut karena ini strategi, tegas Muzamil. (mma)

Facebook Comments

Website Comments

POST A COMMENT.