Cak Nun: Bangsa Ini Meremehkan Akhlak, Agungkan Supremasi Hukum

MEPNews.id —  Dalam acara Sinau Bareng dalam rangka Akhirussanah dan Halal Bihalal, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Hidayatul Ummah Balongpanggang, Gresik.  Minggu malam hingga Senin (10/7) dini hari, Cak Nun sekali lagi mengajak jamaah untuk tidak selalu mengunggulkan supremasi hukum tetapi melupakan supresmasi akhlak.

“Kalau ada orang tertabrak sepeda motor, kalian menyaksikan kemudian pergi, apakah kalian melanggar hukum ? “ Tanya Cak Nun. Jamaah serentak menjawab tidak. Cak Nun kemudian melanjutkan pertanyaan, apakah tindakan kalian itu melanggar akhlak ? “Yaaaa”, jawab Jamaah serentak.

“Itulah kesalahan manusia modern.Kesalahan membangun bangsa ini, Mereka meremehkan akhlak (moral) tetapi mengunggulkan hukum. Akhlak itu paling tinggi. Hukum itu paling bawah. Urutan paling bawah hukum, diatasnya ada moral dan diatasnya lagi ada cinta.”

19964732_763003507203927_1776034844_n

Bahkan puncaknya adalah takwa.

Bahkan puncaknya adalah takwa. “Takwa itu dimensinya banyak. Tapi malam ini saya coba angkat satu saja. Waspada. Kalau kalian bisa memegang ini, aman hidup kalian. Waspada ke hidupmu, waspada ke pikiranmu, waspada kepada kejadian kejadian yang kamu alami, waspada kepada Negara dan seterusnya.”

Tetapi Cak Nun mengingatkan puluhan ribu jamaah yang hadir malam itu, yang paling utama adalah waspada pada posisimu didepan Allah. “Kira-kira Allah marah tidak melihat tindakan dan laku kita. Kalau mau tidur tolong baca Al Fatiah dan diingat-ingat apa kita lakukan kita kerjakan seharian tadi Allah suka tidak. Allah marah tidak.” (dk/mep)

Foto: Caknun.com/DK.Mepnews.id

Facebook Comments

POST A COMMENT.