Menulis Bisa Mengenyahkan Pemikiran Negatif

tom red thumbnailOleh: Teguh W. Utomo

MEPNews.id – Anda punya masalah galau, gundah, ragu, cemas, takut, cupet, sedih tanpa sebab jelas, dan sejenisnya?Anda punya masalah berupa pemikiran-pemikirna negatif yang membuat hidup jadi terkungkung dan tidak berani melangkah?

Jika mencoba mencari solusi ke sejumlah motivator dan praktisi psikologi, maka kemungkinan salah satu sarannya adalah Anda diharuskan menuliskan dengan tangan di atas secarik kertas atas pemikiran-pemikiran negatif itu. Setelah dirasa tulisan itu cukup, Anda diminta meremas kertas itu dan secara fisik melemparnya ke tempat sampah. Tujuannya untuk mensugesti diri membersihkan benak kita dari pemikiran negatif.

kertasMisalnya, kalau Anda punya fikiran buruk tentang tubuh Anda sendiri, maka dengan sepenuh hati dan emosi Anda salurkan fikiran itu ke dalam tulisan di kertas. Tuliskan saja, misalnya, “Bentuk hidungku selalu jadi bahan tertawaan teman.” Tulis dengan sepenuh emosi, tulis dengan berbagai cara, tulis berkali-kali ke dalam kertas sehingga seolah-olah Anda sudah menyalurkan segala fikiran buruk itu ke dalam kertas. Lalu, kumpulkan kertas-kertas itu, dan dengan sepenuh hati pula Anda buang secara fisik seluruhnya ke tempat sampah seolah-olah Anda membuang semua beban fikiran negatif.

Profesor psikologi Richard Petty dari Ohio State University di Amerika Serikat melakukan riset bersama Pablo Briñol, Margarita Gascó dan Javier Horcajo dari Universidad Autónoma de Madrid di Spanyol. Mereka meneliti sejumlah siswa SMA di Spanyol dan membuktikan bahwa remaja yang menuliskan pemikiran negatif atas tubuh mereka lalu sengaja membuang kertas tulisan itu ke tempat sampah bisa membuat pemikiran-pemikiran negatif itu kemudian tidak mengganggu gambaran mereka tentang tubuh mereka sendiri. Hasil riset itu dimuat di jurnal Psychological Science edisi Desember 2012.

“Tentu saja, meski kita sudah membuang tulisan di tempat sampah atau memasukkannya ke recycle bin di komputer, sesuatu yang negatif itu tidak benar-benar hilang. Kita bisa membangkitkannya kembali,” kata Petty. “Namun, representasi bahwa pemikiran negatif itu telah hilang, setidaknya untuk sementara, bisa membuat kita lebih gampang untuk tidak memikirkannya.”

Nah, mau mencoba menghapus rasa gundah-gulana? Cobalah mempraktikkan menulis jurnal.

 

Penulis adalah:

  • praktisi media
  • penulis buku
  • provokator literasi
  • penceramah motivasional
  • bisa dihubungi di cilukbha@gmail.com, Instagram.com@teguh_w_utomo, Facebook.com/teguh.w.utomo

Facebook Comments

POST A COMMENT.