Berbukalah dengan…Coto Makassar

MEPNews.id – Bulan Ramadhan, sesudah malam, enaknya makan apa ya? Buka puasa dulu dengan makanan dan minuman yang ringan dan manis dulu agar tidak kekeyangan saat sholat. Usai sholat, silakan cari makanan yang lebih berat. Salah satu pilihan makanan berat yang mantap adalah coto makassar.

Coto makassar atau coto mangkasara tentu saja dari Makassar di Sulawesi Selatan. Meski belum ditemukan bukti sejarah, jenis soto ini diyakini sudah ada sejak zaman animisme. Kemudian, pada masa kejayaan Kerajaan Gowa abad ke-16, soto ini disajikan sebagai sarapan para pengawal istana.

Ada coto makassar berbahan dasar daging kuda di Jeneponto. Namun, kebanyakan coto makassar menggunakan daging sapi. Isinya daging yang dipotong kotak-kotak, dan bila suka bisa ditambah jeroan, ati, tulang, usus, paru, babat, hingga otak. Di restoran atau warung, biasanya daging ini sudah direbus dulu dengan bumbu hingga cukup lunak sebelum dihidangkan.

Untuk kuahnya, coto makassar ditambah bumbu tauco dalam resep agar lebih sedap. Selain tauco, ada 39 macam rempah lain yang membuat kuah coto makassar menjadi super lezat, hangat, dan sehat. Konon, perpaduan rempah ini bisa mengurangi efek negatif dari lemak, kolesterol, dan sejenisnya dari daging bahan utamanya. Aromanya cukup kuat sehingga selalu menggoda otak untuk mengeluarkan sinyal lapar meski baru saja makan nasi sebakul.

Bahan-bahan yang dilibatkan untuk membuat kuah dan perasa coto makassar antara lain; wortel, bawang pre, bawang merah, bawang putih, cengkeh, kayu manis, adas, serai, daun jeruk, minyak sayur, jeruk nipis, garam, lada hitam, lengkuas, jahe, kacang, ketumbar, jinten, cabai, gula merah, garam, dan kaldu. Jadi, jangan heran jika warna kuahnya gelap.

Mau makan daging dan kuahnya saja, itu sudah mantap. Kalau pingin lebih kenyang, nikmati juga sajian pendamping berupa burasa atau ketupat. Keduanya berbahan beras yang ditanak dalam bungkus sekitar tiga jam. Burasa bungkusnya dari daun pisang, ketupat bungkusnya daun kelapa. Mie atau bihun jarang sekali disajikan menyertai coto makassar.

Selain memberi rasa kenyang, coto makassar membuat tubuh jadi hangat. Biasanya, selesai makan, orang jadi berkeringat. Cocok untuk orang yang berpuasa. Nah, kalau masih ada ruang di perut, tambahi saja dengan minuman khas Makassar yakni es palu butung atau pisang ijo.

Facebook Comments

POST A COMMENT.