Mengapa Main Fidget Spinner Menyenangkan? Karena Fisika

MEPNews.id – Tiba-tiba saja, fidget spinner mendunia. Mainan ini menjadi salah satu yang paling laris di situs jual-beli amazon. Di berbagai tempat, tampak anak-anak asyik menjepit poros fidget spinner lalu memutar ujungnya. Bahkan, ada yang melakukan berbagai atraksi. Misalnya, memindahkan fidget spinner dari satu jari ke jari lainnya.

Suka atau tidak, fidget spinner sedang hit dalam budaya pop era milenium. Popularitasnya melejit kencang kemungkinan ditopang maraknya publikasi di media sosial, kecenderungan budaya internet terhadap distraksi, dan kecintaan pada mainan unik. Orang memainkannnya, lalu mengunduh gambarnya di Internet, akhirnya menyebar ke mana-mana. Yang untung produsennya.

Ada yang mempromosikan, fidget spinner ini membantu anak-anak berkebutuhan khusus untuk bisa konsentrasi. Namun, sejauh ini tidak ada hasil penelitian ilmiah yang menyebut main fidget spinner bisa mengurangi stress, depresi, ADHD, atau autisme. Yang pasti, begitu Anda meletakkan fidget spinner di jari lalu memutarnya, ada sensasi yang lain. Saat fidget spinner berputar, rasanya seperti ada yang hidup; seperti ada gerakan untuk mencoba mempertahankan agar stabil.

Kyle Hill, menulis untuk nerdist.com edisi 26 Mei 2017, alasan mengapa main fidget spinner menyenangkan adalah fisika. Bukan karena mengatasi stress, depresi, ADHD, atau autism. Gerakan fisik berputar dari fidget spinner itu membuat jari merasakan sesuatu, dan sesuatu itu dilarikan ke otak untuk menimbulkan sensasi tertentu.

Fisika dalam mainan fidget spinner adalah menerapkan daya kekuatan pada benda apapun dengan massa, sehingga benda itu mendapatkan momentum. Untuk mengubah momentum benda itu lagi, misalnya seperti memperlambat mobil, Anda perlu menerapkan beberapa daya kekuatan lain (misalnya, yang terjadi karena gesekan antara rem dan roda mobil). Bedanya, fidget spinner tidak bergerak datar seperti mobil; tapi berputar mengelilingi sumbu. Itu lah yang memberi fidget spinner momentum angular.

Momentum angular fidget spinner terjadi pada titik ke arah luar dari pusat putarannya. Maka, untuk mengubah arah momentum, yakni memutar fidget spinner di jari, Anda harus menerapkan tenaga tertentu. Saat Anda mendorong salah satu ujungnya, akan terasa seolah-olah fidget spinner mendorong balik. Itu sebabnya fidget spinner rasanya seperti bergerak melawan balik; seperti hidup.

Satu hal lain yang membuat pemakai menyukai fidget spinner adalah bisa berputar relatif lama. Bahkan, ada yang berani taruhan; yang paling lama yang menang. Pertanyaan berikutnya, bagaimana fidget spinner bisa berputar begitu lama?

Di bagian tengah fidget spinner, ada bantalan sejumlah bola. Bantalan ini mudah menggelinding dalam jalur yang sudah ditentukan. Menggelindingnya bola-bola ini adalah cara untuk mengubah jenis gesekan yang dihasilkannya. Karena bola-bola logam kecil ini menggelinding saat fidget spinner berputar, gesekan geser diubah menjadi gesekan gelinding. Ini tentunya sangat memperkecil gesekan antara bagian tengah dan bagian pinggir fidget spinner. Jika bola-bola kecil ini berkarat, atau aus, atau bahkan pecah, maka gesekannya menjadi besar dari fidget spinner jadi lebih susah berputar. Anak-anak bilang, fidget spinnernya rusak.

Meski belum ada bukti ilmiah bahwa fidget spinner menjadi ‘obat’ yang benar bagi orang-orang yang mengalami depresi, stress, ADHD, atau autis, memutar-mutar mainan ini tetap memberi kesenangan tersendiri. Lebih-lebih, jika Anda menikmati efek fisika. (*)

Facebook Comments

POST A COMMENT.