Bagaimana Pelikan Terjun Bebas Tanpa Patah Tulang?

MEPNews.id – Jawaban palipelicanng gampang, tapi tidak terlalu mencerahkan, adalah karena memang mereka sudah terbiasa begitu. Sejak kecil, pelikan sudah biasa terjun ke laut. Bahkan nenek moyang mereka begitu.

Pelikan sepanjang waktu memang terbang lalu menukik dan terjun hingga menyelam ke laut. Burung yang berukuran bisa lebih besar daripada angsa itu terjun karena berburu ikan. Dari ketinggian udara, hewan dengan parung berkantung ini mengintip gerombolan ikan di bawah permukaan laut. Berhenti terbang sejenak, lalu pelikan menjatuhkan diri ke dalam air dari jarak belasan meter atau lebih.

Memang, pelikan tampak sangat mahir terjun bebas lalu menyelam di air. Manusia yang melakukan teknik itu antara lain James Bond dalam film Tomorrow Never Dies. Tapi, sebenarnya ini manuver yang sangat berbahaya. Dari ketinggian belasan meter, jika pelikan menabrak permukaan air dengan cara keliru, itu seperti membanting diri sendiri ke dinding batu.

Lalu, bagaimana bisa burung besar ini oke-oke saja skydiving? Shaunacy Ferro, menulis untuk MentalFloss.com edisi 27 April 2017, tentang serial video televisi PBS berjudul Deep Look yang mendalami bagaimana pelikan cokelat berhasil terjun bebas tanpa mengalami patah tulang leher, menjadi buta, atau melukai diri sendiri.

Penelitian lewat film ini menunjukkan bagaimana fisiologi pelikan beradaptasi dengan aktivitas ekstrim mereka. Tampak, otot-otot di sekitar punggung menegang untuk melindungi tulang belakang. Menjelang masuk ke air, ada selaput tipis menutup mata untuk melindungi penglihatan, dan seluuh tubuh membentuk seperti irisan pedang saat hendak menembus air. Sangat efisien.

Begitu menembus permukaan air, tubuh pelikan memiliki semacam kantung udara yang membuatnya bisa mengambang di permukaan air dan bukannya tenggelam seperti batu. Menjelang menyelam, pelikan menarik napas dalam-dalam, dan udara masuk ke kantong khusus di bawah kulit dan tulang mereka. Kantong yang disebut foramina pneumatic itu bertindak seperti bantalan di atas air.

Kantung lentur di bagian bawah paruh mereka tidak hanya berfungsi sebagai penahan ikan. Kantung ini juga bertindak seperti parasut untuk memperlambat laju jatuh. Kantung paruh ini menggembung karena mendadak berisi air dan bukan karena udara. Saat menggembung, paruh pelikan bisa ia menangkap tiga galon air.

Mau terjun bebas seperti pelikan? Latihan dulu, lalu jajal skill itu antara lain di kawasan Great Reef Barrier di Australia. Banyak ajang terjun ekstrim di situ.

Facebook Comments

POST A COMMENT.