Gawat, 12 Bakteri Ini Sudah Kebal Antibiotik

Pseudomonas aeruginosa, bakter penyebab utama infeksi pneumonia nosokomial (yang didapat dari rumah sakit atau tempat perawatan sejenis).

MEPNews.id – Ada banyak bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Ada juga banyak bakteri yang justru menyebabkan penyakit mematikan. Yang lebih mengerikan, ada beberapa jenis bakteri tertentu yang sudah kebal terhadap antibiotik.

Akhirnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk pertama kalinya menerbitkan daftar ‘patogen prioritas’ yakni bakteri-bakteri penyebab penyakit yang sudah kebal antibiotik. Katalog ini berupa 12 keluarga bakteri yang menimbulkan ancaman terbesar bagi manusia.

WHO mengeluarkan siaran pers di Jenewa 27 Februari  2017 yang menyatakan daftar itu disusun untuk membimbing dan meningkatkan aksi penelitian dan pengembangan bagi antibiotik baru. Ini bagian dari upaya WHO mengatasi meningkatnya resistensi global terhadap obat antimikroba.

Daftar ini menyoroti khususnya ancaman bakteri gram negatif yang resisten terhadap antibiotik. Bakteri ini memiliki kemampuan menemukan cara-cara baru untuk melawan obat. Bahkan, mereka dapat menyampaikan kode materi genetik yang memungkinkan bakteri lain menjadi resisten juga.

“Daftar ini adalah alat baru demi kebutuhan mendesak bagi kesehatan masyarakat,” kata Dr Marie-Paule Kieny, Asisten Dirjen Sistem Kesehatan dan Inovasi di WHO. “Resistensi terhadap antibiotik semakin berkembang, dan kita kehabisan pilihan pengobatan. Jika membiarkan hanya pada pasar, antibiotik baru yang sangat kita butuhkan itu tidak akan segera dikembangkan dalam waktu dekat. WHO harus ambil tindakan.”

Daftar WHO ini dibagi menjadi tiga kategori sesuai dengan mendesaknya kebutuhan akan antibiotik baru.

Prioritas 1: KRITIS

  • Acinetobacter baumannii; resisten carbapenem
  • Pseudomonas aeruginosa, resisten carbapenem
  • Enterobacteriaceae, resisten carbapenem, bisa memproduksi ESBL

Prioritas 2: TINGGI

  • Enterococcus faecium, resisten vankomisin
  • Staphylococcus aureus, resisten methicillin, resisten dan terbiasa terhadap vancomycin
  • Helicobacter pylori, resisten klaritromisin
  • Campylobacter spp., resisten fluorokuinolon
  • Salmonela, tahan fluorokuinolon
  • Neisseria gonorrhoeae, resisten cephalosporin, resisten fluorokuinolon

Prioritas 3: SEDANG

  • Streptococcus pneumoniae, non-rentan penisilin
  • Haemophilus influenzae, resisten ampisilin
  • Shigella spp., resisten Fluorokuinolon

Kelompok paling kritis meliputi bakteri yang kebal terhadap berbagai obat. Kelompok bakteri ini juga memberi ancaman khusus di rumah sakit, rumah perawatan, dan di antara pasien yang membutuhkan alat khusus semacam ventilator atau kateter darah. Yang masuk di kelompok ini Acinetobacter, Pseudomonas, dan berbagai Enterobacteriaceae (termasuk Klebsiella, E. coli, Serratia, dan Proteus). Mereka bisa menimbulkan infeksi fatal antara lain infeksi aliran darah dan pneumonia. Orang yang ingin sembuh di rumah sakit malah kena penyakit yang lain.

Yang masuk katagori prioritas tinggi dan sedang adalah bakteri kebal antibiotik dan menyebabkan penyakit lebih umum. Misalnya penyakit kelamin gonorrhoea dan keracunan makanana akibat salmonella. (*)

Facebook Comments

POST A COMMENT.