Jangan Ditambal! Gigi Bolong Diberi Obat Alzheimer Saja

MEPNews.id – Dulu, efek samping obat jantung bisa dijadikan obat disfungsi ereksi yakni pil biru Viagra. Sekarang, obat untuk Alzheimer bisa digunakan untuk merangsang pertumbuhan kembali sel induk di gigi sehingga tidak bolong lagi. Maka, bersiaplah mengucapkan selamat tinggal pada teknik tambal gigi.

Luke Dormehl mengabarkan untuk Digital Trends edisi 21 Januari 2017, para peneliti dari King’s College London di Inggris mengembangkan metode merangsang pembaharuan kembali sel induk di gigi. Mereka menggunakan hal tak lazim yakni obat yang dikembangkan untuk mengurangi penyakit Alzheimer.

Sejak lama, solusi yang sering diberikan dokter gigi antara lain perawatan, pembersihan, penambalan, dan pencabutan gigi. Selain meninggalkan lobang di tulang rahang akibat cabut gigi, banyak orang memiliki tambalan logam, keramik atau plastik untuk menutup lubang di gigi yang rusak.

Untungnya, para peneliti dari King’s College menemukan cara menghalau tambalan buatan. Dalam makalah yang dipublikasikan di jurnal Science Report, mereka mengungkapkan metode merangsang pembaharuan kehidupan sel induk di gigi. Metodenya ini menggunakan obat yang dikembangkan untuk membantu penderita penyakit Alzheimer. Itu bisa memicu gigi rusak memperbaiki diri sendiri.

Tubuh manusia mampu menyembuhkan sejumlah kecil kerusakan gigi, dengan cara mengaktifkan sel-sel induk kontak di bagian inti lembut gigi yang dikenal sebagai pulp. Untuk retakan kecil atau celah kecil, sel-sel ini dirangsang berdiferensiasi menjadi sel gigi tertentu. Dikenal sebagai odontoblasts, sel-sel ini kemudian membuat dentin baru dan menggantikan daerah yang rusak.

Untuk kerusakan berat pada gigi, perbaikan alami ini tidak terlalu manjur. Meski demikian, itu cukup memberi pelajaran berharga pada peneliti di King’s College.

“Kami telah mempelajari mekanisme seluler dan molekuler yang terlibat dalam perbaikan alami itu. Lalu, kami mengembangkan metode sederhana untuk meningkatkan proses merangsang sel-sel induk,” kata pemimpin peneliti, Paul Sharpe, dikutip Digital Trends. “Hasilnya adalah perbaikan lebih kuat yang dapat mengisi lubang lebih besar. Proses ini menghasilkan perbaikan alami yang mempertahankan struktur gigi.”

Para peneliti berharap solusi tersebut bisa menghapus tingkat kegagalan terkait metode buatan berupa menambal lubang gigi.

Kapan proses ini tersedia untuk umum? Sharpe mengatakan, rencana saat ini adalah memulai uji klinis tahun depan. “Penelitian sejauh ini telah didukung Medical Research Council di Inggris Raya. Kami berharap mereka juga mendukung uji coba.”

Facebook Comments

POST A COMMENT.