Mengenali Masalah Kaki Terkait Sepatu Sempit

Sepatu sempit, jika dikenakan dalam waktu lama, bisa memberi dampak pada kesehatan. (foto; Instagram @Vonnyberlianti26)

MEPNews.id – Saat belanja online makin populer, ada godaan besar untuk beli dan mengenakan sepatu yang terlihat modis. Tapi, yang modis ini mungkin tidak pas benar karena belinya tanpa mencoba. Akibatnya, banyak orang dewasa mengenakan sepatu yang tidak sesuai untuk bentuk dan ukuran kaki mereka. Wanita lebih cenderung beli sepatu mungil agar tampak unyu-unyu. Padahal, ukuran sepatu tidak pas atau terlalu sempit berisiko menimbulkan kelainan bentuk yang mungkin perlu operasi untuk memperbaikinya. Para dokter di orthoinfo.aaos.org memberi contoh beberapa masalah kaki terkait sepatu sempit;

  1. Bunion

sepatu bunionTerjadi pembesaran tulang atau jaringan sekitar sendi di pangkal jempol kaki. Saat bunion tumbuh, jempol kaki dapat berbelok arah menuju ke jari tengah. Ini bisa menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit saat memakai sepatu. Umumnya, faktor genetik memainkan peran dalam menumbuhkan bunion. Namun, dalam banyak kasus, bunion dikaitkan dengan mengenakan sepatu terlalu ketat.

Jika kondisinya parah, dokter biasanya menyarankan operasi. Jika tidak operasi, biasanya dokter menyarankan memakai sepatu dengan ruang lebih luas untuk jari, memakai spacer untuk mengganjal antara jempol dan jari telunjuk, atau kompres es. Semua ini langkah-langkah perawatan sederhana.

 

  1. Corn

Corn alias kapalan adalah jenis kalus yang berkembang saat sepatu ketat memberi tekanan konstan pada kulit. Kulit yang menebal ini mudah ditemukan di antara jari-jari yang sering bergesekan. Perawatan sederhana untuk kapalan ini antara lain menerapkan lapisan karet/plastik busa pada bagian yang sering bergesekan untuk meringankan tekanan. Selain itu, kenakan sepatu yang sesuai dengan ruang jari lapang.

  1. Hammer Toe

sepatu mahherHammer toe terjadi ketika jemari kaki meringkuk seperti keriting dan bukannya mendatar normal. Sendi jemari kaki tengah menekuk ke bawah. Jika mengenakan sepatu ketat, bentuk jari itu akan menggosok permukaan sepatu sehingga menyebabkan rasa sakit. Otot-otot yang menempel pada jemari kaki akan terus melemah jika kaki tetap dalam posisi abnormal ini. Ujung sendi yang paling menonjol biasanya juga kapalan sehingga menambah rasa tak nyaman.

Perawatan sederhana untuk masalah ini antara lain strapping yakni mengikat jari agar lurus, mengenakan sepatu dengan ruang jari lebih luas, mengenakan splints untuk melururuskan jari, hingga kompres es untuk daerah terdampak. Jika teknik sederhana ini tidak manjur, saran berikutnya adalah operasi untuk memperbaiki bentuk jari.

sepatu spacer

Jemari dikendalikan agar bentuknya rapi

  1. Toe Crossover

Crossover terjadi ketika dua jari bertumpuk hingga bersilang karena berada dalam ruang sepatu sempit dan mendapat tekanan terus-menerus. Perawatan sederhana untuk masalah ini antara lain mengenakan sepatu dengan ruang jari lebih luas, mengenakan spacer agar jari-jari terpisah, dan kompres es. Jika jari tetap bersilang saat sepatu dilepas, operasi mungkin jadi pilihan.

  1. Kuku tumbuh ke dalam

Ini biasanya terjadi pada jempol kaki ketika kuku dipotong terlalu pendek dekat ujung. Tumbuhnya kuku menekan kulit sehingga menimbulkan rasa sakit terus-menerus. Masalah ini bisa makin buruk ketika Anda mengenakan sepatu terlalu ketat, menyebabkan jemari kaki saling menekan dan memberi tekanan abnormal pada kuku. Tekanan konstan ini menghasilkan peradangan, pembengkakan dan nyeri kuku.

Perawatan sederhana untuk kuku ini antara lain mengenakan sepatu dengan ruang lebih luas, merendam kaki tiga sampai empat kali sehari dalam air hangat, memangkas kuku agak lurus dan jangan memangkas terlalu pendek di ujung.

  1. Diabetes

Penderita diabetes sering mengalami kerusakan saraf (peripheral neuropathy) di kaki. Akibatnya, mereka tidak mampu merasakan iritasi kulit atau bahkan tusukan. Jika sepatu terlalu ketat, kulit kaki bisa melepuh atau luka. Ini bisa dengan cepat berkembang menjadi infeksi serius. Maka, penderita diabetes harus memeriksa kaki setiap hari. Periksa bagian yang sering tertekan, jika ada kemerahan, jika ada yang melepuh, terluka, tergores, dan ada masalah dengan kuku.

Facebook Comments

POST A COMMENT.